Begini Manggala Agni KLHK Mengendalikan Karhutla saat Puasa Ramadan

David Priyasidharta

Jumat, 10 Mei 2019 - 19:27

JATIMNET.COM, Jakarta - Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tetap siaga di lapangan untuk melakukan berbagai kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meski sedang menjalani puasa.

Sejak awal bulan Mei, Manggala Agni Provinsi Riau dan Sumatera Selatan melaksanakan patroli terpadu bersama para pihak. Patroli terpadu sebelumnya juga telah dilaksanakan bulan Maret dan April di wilayah Kalimantan, seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

Selain patroli terpadu, Manggala Agni juga melakukan kegiatan pemantauan titik panas (hotpsot), pengecekan lapangan, bahkan juga melakukan pemadaman.

BACA JUGA: Dunia Internasional Apresiasi Penurunan Angka Deforestasi di Indonesia

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Raffles Brotestes Panjaitan mengatakan, meski sebagian besar anggota Manggala Agni sedang menjalankan puasa, bukan berarti mereka mengurangi kesiapsiagaannya dalam mengantisipasi karhutla.

“Di bulan puasa ini, Manggala Agni tetap melakukan kegiatan lapangan seperti patroli, baik patroli terpadu bersama para pihak maupun patroli mandiri. Selain itu, Manggala Agni juga terus melakukan pemantauan hotspot, dan pengecekan lapangan pada hotspot yang terpantau," kata Raffles dalam siaran pers yang diterima Jatimnet.com, Jumat 10 Mei 2019.

Seperti yang dilakukan oleh Manggala Agni Daops Singkawang, Kalimantan Barat. Pengecekan lapangan atau groundcheck dilakukan di Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.

Jarak yang cukup jauh dan cuaca panas tidak mengurangi semangat Manggala Agni untuk mencapai titik lokasi. Hasil groundcheck ditemukan areal yang masih terbakar dan segera dilakukan pemadaman dini.

BACA JUGA: Walhi Desak KLHK Kirim Tim ke DAS bengkulu

Pada Bulan Puasa ini, pemadaman juga dilakukan Manggala Agni Daops Dumai di Jalan Batu Bintang RT 04 Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.

Pemadaman ini sudah berjalan hingga hari keenam yang dilakukan bersama-sama dengan Tim Posko Terpadu Tanjung Palas, TNI, POLRI, dan masyarakat sekitar. Saat ini mereka menuntaskan sisa-sisa bara api yang berada di tunggul-tunggul kayu untuk memastikan api benar-benar padam.

Sementara itu, perbandingan total Jumlah hotspot tahun 2018 dan 2019, periode 1 Januari – 9 Mei 2019 berdasarkan Satelit NOAA terdapat 448 titik, pada periode yang sama tahun 2018 jumlah hotspot sebanyak 512 titik, terdapat penurunan jumlah hotspot sebanyak 64 titik (12,50 persen).

Baca Juga

loading...