Rabu, 18 March 2026 12:05 UTC

Bayi yang menangis dan diduga dibuang di jalur Bromo, kini diasuh sementara di rumah perangkat desa. Foto: Zulafif
JATIMNET.COM, Probolinggo – Warga Dusun Krajan, Desa Sumberkramat, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, dibuat geger setelah menemukan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja ditinggalkan di pinggir jalan jalur Bromo, Rabu, 18 Maret 2026.
Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi masih hidup. Ia terbungkus kantong plastik hitam dan terus menangis di bawah pohon di tepi jalan. Suara tangisnya yang cukup keras menarik perhatian warga yang kebetulan melintas di lokasi.
Saat didekati, warga terkejut karena sumber suara itu ternyata berasal dari seorang bayi yang diperkirakan berusia lebih dari satu minggu. Tanpa menunggu lama, warga langsung mengevakuasi bayi tersebut ke rumah perangkat desa untuk mendapatkan pertolongan awal.
BACA: Lagi, Bayi Perempuan Diduga Dibuang di Teras Rumah Kebonagung Jember, Menangis Dini Hari
Kondisi bayi saat ditemukan cukup memprihatinkan. Selain dibungkus plastik hitam, tubuhnya juga dilengkapi pakaian seperti baju, sarung tangan, kaus kaki, serta penutup kepala berwarna abu-abu. Di dalam kantong plastik itu juga terdapat selimut yang membungkus tubuhnya.
Warga kemudian memberikan susu untuk menenangkan bayi tersebut. Setelah diberi asupan, bayi dengan berat sekitar 3 kilogram itu mulai berhenti menangis dan akhirnya tertidur.
Siti Maisaroh, istri perangkat desa setempat, mengungkapkan bahwa kondisi bayi sempat mengkhawatirkan saat pertama kali ditemukan.
“Pas dibuka plastiknya, bayinya langsung nangis keras. Mungkin kelaparan. Setelah diberi susu, kondisinya membaik dan bisa tidur,” tuturnya.
Keterangan serupa disampaikan Jumadi, warga yang pertama kali menemukan bayi tersebut. Ia mengaku sempat mengira suara itu berasal dari hewan.
BACA: Lima Bayi Dibuang di Jember, Belum Ada yang Terungkap Pelakunya
“Awalnya saya dengar seperti suara hewan. Tapi setelah saya cari, ternyata bayi yang dibungkus plastik di bawah pohon,” katanya.
Petugas dari Polsek Tongas yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Saat ini, penanganan kasus tersebut telah dilimpahkan ke Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta unit Pemberantasan Perdagangan Orang Polres Probolinggo Kota.
Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang diduga tega membuang bayi tersebut.
