Bawaslu Surabaya Tegaskan Penghitungan Suara Dilakukan Jika Ada Selisih

Khoirotul Lathifiyah

Senin, 22 April 2019 - 18:17

JATIMNET.COM, Surabaya - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Surabaya menegaskan, imbauan untuk penghitungan suara ulang dilakukan, jika saat pengecekan di tingkat kelurahan dan kecamatan, ditemukan ketidaksesuaian data.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya dugaan kesalahan, dalam melakukan penghitungan suara.

"Pengecekan ulang akan kami serahkan ke Panwascam dan Panwas Kelurahan di tingkat Kecamatan," kata Kepala Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Surabaya, Usman, saat  diwawancarai di Kantor Bawaslu Surabaya, Senin 22 April 2019.

Jika dalam proses pengecekan ulang ditemukan adanya perbedaan data penjumlahan di C1 dengan salinan C1 Plano, maka akan dilakukan penghitungan ulang.

BACA JUGA: KPU Kota Surabaya Didesak Penghitungan Ulang di Seluruh TPS

Usman mengaku, pihaknya memaklumi jika terdapat TPS yang mengalami ketidaksesuaian data, karena setiap manusia juga mempunyai titik jenuh.

Jadi, dengan adanya pengecekan ini, akan mendapatkan data secara akurat.

Ia juga menyampaikan,  bahwa imbauan atau keputusan yang dikeluarkan bawaslu bukan penghitungan ulang pada seluruh TPS di kota surabaya.

"Jadi bahasa kami yang tersebar di surabaya itu bukan keseluruhan, karena yang sudah sesuai tidak dilakukan penghitungan ulang," katanya.

BACA JUGA: Bawaslu Surabaya Klarifikasi Hitung Ulang Tidak di Semua TPS

Hingga saat ini, bawaslu belum bisa menyampaikan jumlah TPS yang akan melakukan penghitunga  ulang.

Usman mengaku, pihaknya masih melakukan investigasi di lapangan secara terus-menerus.

Dalam proses penyelidikan itu, bawaslu dan KPU menurunkan instruksi, untuk melakukan koreksi, hingga panitia di tingkat terbawah (Panwascam, KPPS).

Baca Juga

loading...