Kamis, 26 March 2026 06:00 UTC

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto langsung melakukan peninjauan banjir di Pasuruan, Kamis, 26 Maret 2026. Foto: BPBD Jatim
JATIMNET.COM, Pasuruan – Banjir besar merendam Dusun Balongrejo, Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa, 24 Maret 2026. Luapan Sungai Wrati memperparah kondisi hingga genangan air menutup akses utama warga.
Banjir kali ini disebut sebagai yang terbesar dibanding kejadian sebelumnya. Ketinggian air membuat aktivitas warga lumpuh total, termasuk akses keluar masuk dusun.
BACA: Lebaran Dikepung Banjir, 536 Rumah di Mojokerto Terdampak
"Dibanding banjir-banjir sebelumnya, banjir ini memang yang paling besar," ujar Kepala Desa Kedungringin, Rizki Wahyuni, didampingi Kepala Dusun setempat, Wagiyono, Kamis, 26 Maret 2026.
Warga kini mengandalkan perahu sebagai sarana transportasi utama. Jalur darat yang biasanya dilalui berubah menjadi genangan luas, termasuk area persawahan di sekitar permukiman.
Perahu milik warga digunakan untuk mobilitas sehari-hari, baik untuk distribusi logistik maupun aktivitas penting lainnya. Kondisi ini menunjukkan betapa parahnya dampak banjir yang terjadi kali ini.
BACA: Tinjau Lokasi Banjir Beji, BPBD Jatim dan Pemkab Pasuruan Imbau Warga Waspada Listrik
Selain merendam permukiman, banjir juga memicu kekhawatiran akan keselamatan warga, terutama terkait potensi bahaya listrik di rumah yang masih teraliri arus.
Pemerintah daerah bersama BPBD pun mulai turun tangan melakukan penanganan awal di lokasi terdampak.
