Selasa, 21 April 2026 03:00 UTC

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memberikan ucapan selamat dan foto bersama para atlet yang meraih juara dalam ajang Kejuprov Dayung Jatim 2026. Foto: Humas Pemkot Mojokerto.
JATIMNET.COM, Mojokerto – Atlet dayung Kota Mojokerto berhasil menempati posisi tiga besar di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejuprov) Dayung Jawa Timur (Jatim) 2026 yang digelar di kota tersebut.
"Ini sebuah kebanggaan bagi saya selaku pemimpin atas prestasi dari atlet Kota Mojokerto," kata Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasri saat menghadiri upacara penutupan Kejuprov Dayung Jatim di Kota Mojokerto, Senin, 20 April 2026.
Dalam event yang berlangsung selama tiga hari itu, atlet dayung dari Kabupaten Mojokerto menyabet gelar juara umum. Kemudian, di peringkat kedua diraih atlet dari Kota Surabaya.
BACA: Sedang Latihan, Atlet Dayung Temukan Mayat Mengapung
Terkait dengan Kejuprov Dayung Jatim 2026, Ning Ita, sapaan akrab Ika Puspitasari menyatakan tidak hanya menjadi panggung mencari prestasi. Namun, juga momentum penting dalam membentuk karakter generasi muda.
“Olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang tangguh, disiplin, dan berdaya saing,” pesannya.
Ia menegaskan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai positif bagi para atlet. Hal ini, seperti sportivitas, kedisiplinan, hingga semangat pantang menyerah.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mencari juara, tetapi juga membangun fondasi karakter yang kuat bagi generasi penerus bangsa,” tuturnya.
Selain itu, Ning Ita juga memberikan apresiasi kepada Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Jatim, KONI, serta seluruh atlet dan ofisial yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam menyukseskan kejuaraan tersebut.
BACA: Peringati Hari Jadi Ke-21, Pasmar II Gelar Lomba Dayung di Mojokerto
Kejurprov Dayung 2026 yang digelar bekerja sama dengan PODSI ini diikuti oleh 12 kabupaten/kota se-Jatim dengan melibatkan sekitar 350 atlet.
Para peserta berkompetisi dalam berbagai kategori, mulai dari kelompok usia U15, U18, hingga kategori umum.
Keberhasilan penyelenggaraan kejuaraan ini semakin memperkuat komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam mendorong pengembangan olahraga. Hal ini sekaligus membangun karakter generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
