Kamis, 05 January 2023 04:20 UTC

Pengendara motor melintas di ruas jalan Sampang-Pamekasan-Sumenep Madura Jawa Timur (Foto: Zainal Abidin)
JATIMNET.COM, Sampang - Proyek preservasi jalan dan jembatan di ruas jalan nasional batas Kota Sampang-Pamekasan-Sumenep, Madura, Jawa Timur sudah selesai dikerjakan.
Akan tetapi, kualitas pekerjaan proyek tersebut dinilai mengecewakan. Sebab, pengaspalannya terlihat kasar dan sudah ada yang bergelombang, seperti yang terlihat di jalan raya Taddan Kecamatan Camplong.
Paket proyek tersebut dikerjakan oleh PT Trijaya Adymix dengan nilai kontrak Rp 25.520.662.540. Dana puluhan miliar tersebut bersumber dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN) tahun 2022.
Lokasi pengerjaan dimulai dari ruas jalan raya Camplong, Pamekasan, hingga ruas jalan Sumenep. Syamsul, warga Kecamatan Camplong menuturkan jika pengaspalan jalan nasional di wilayah Camplong memang sudah selesai dikerjakan beberapa bulan yang lalu.
Akan tetapi, dirinya kecewa dengan hasil pekerjaannya. Selain kasar jalan juga bergelombang di beberapa titik lokasi. "Baru beberapa bulan jalan saja aspalnya sudah bergelombang. Padahal anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk proyek ini sangat besar," katanya, Kamis 5 Januari 2023.
Menurutnya, setiap warga pastinya berharap infrastruktur jalan yang dibangun pemerintah memiliki mutu dan kualitas yang bagus serta dapat bertahan sampai puluhan tahun. Sebab, jalan menjadi pendukung utama terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.
Sementara, PPK 3.3 Madura (Sampang – Pamekasan – Sumenep) Heru Wantoro saat dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa sampai saat ini proyek tersebut masih dalam masa pemeliharaan.
Sehingga, kalau ada kerusakan pada proyek itu perbaikan menjadi tanggung jawab kontraktor pelaksana yaitu PT Trijaya Adymix. "Kami akan surati perusahaannya yaitu PT Trijaya Adymix dan diminta untuk melakukan perbaikan," ujarnya.
