Arus Balik Lebaran, Bus Tujuan Surabaya Sarat Penumpang

Khoirotul Lathifiyah

Senin, 10 Juni 2019 - 11:35

JATIMNET.COM, Lamongan - Libur lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah telah usai. Masyarakat berduyun-duyun ke terminal, stasiun, pelabuhan dan bandara untuk menempuh perjalanan menuju ke tempat perantauan mereka. Arus balik penumpang ini memadati hampir seluruh moda transportasi baik darat, laut maupun udara.

Pantauan Jatimnet.com, salah satu bus antar kota, PO Prima Rajawali rute Bojonegoro-Bungurasih selalu dipenuhi (sarat) penumpang selama arus balik lebaran 2019.

Kernet bus, Mugi (35) mengatakan, busnya selalu dipadati penumpang tujuan Terminal Bungurasih Surabaya sejak Sabtu 8 Juni 2019.

BACA JUGA: Hari Pertama Masuk Kerja, Polrestabes Surabaya Antisipasi Kemacetan Lalin

"Ya, sejak H+3 lebaran itu sudah mulai ramai. Bahkan, banyak penumpang yang tidak terangkut," kata Mugi kepada Jatimnet saat diwawancarai dalam perjalanan ke Bungurasih Surabaya, Senin 10 Juni 2019.

Mugi mengatakan bus ini sudah standby di Terminal Bojonegoro sejak pukul 07.30 WIB. Tak lama memarkir kendaraan, kursi sudah dipenuhi penumpang yang akan menuju Surabaya. Bahkan, beberapa penumpang rela berdiri demi segera tiba ke Surabaya. "Ada enam yang rela berdiri sejak dari Bojonegoro," kata dia.

Di sepanjang perjalanan, banyak calon penumpang menunggu bus jurusan Surabaya ini. Jika calon penumpangnya bersedia berdiri di bus, Mugi akan mempersilahkannya masuk.

BACA JUGA: Daop 8 Perpanjang Operasional Kereta Tambahan Sembrani Lebaran

Seperti di Pucuk Lamongan, ada sekitar 15 calon penumpang yang sudah menunggu. Namun, tidak semuanya terangkut karena bus telah sesak dengan penumpang yang berjubel hingga pintu. "Ya tadi cuma lima orang yang bisa naik," kata Mugi.

Mugi mengatakan sebanyak 75 penumpang berdesakan dalam perjalanan menuju Surabaya ini. Mereka ada dari satu keluarga dan membawa anak kecil, serta yang masih muda, paruh baya, hingga orang tua.

Ia mengaku senang jika penumpang bus penuh sehingga bisa memberikan setoran sesuai dengan target. Namun, ia juga berharap pada momentum lebaran ini ada tambahan bus, agar semua penumpang bisa terangkut ke Surabaya.

BACA JUGA: Pemudik yang Balik ke Surabaya Terbanyak dari Timur Jatim

"Ya, terserah dari dinas perhubungan ditambah atau tidak. Di momen lebaran saja yang perlu ditambah, karena memang ramai," katanya.

Ia mengatakan rute Bojonegoro-Bungurasih hanya terdapat 12 bus. Dalam satu hari, ia menempuh melakukan empat kali perjalanan. Sehingga setiap penumpang harus menunggu kurang lebih setengah jam tiap kedatangan bus rute yang sama.

"Ya rute ini memang lama, dan pasti sangat padat penumpang. Beda dengan yang ke arah Madiun, Kertosono dan sekitarnya yang menunggu 15 sampai 20 menit. Karena busnya banyak," kata dia.

Baca Juga

loading...