Aremania Janji Jaga Jatim Tetap Kondusif

M. Khaesar Januar Utomo

Senin, 8 April 2019 - 20:39

JATIMNET.COM, Surabaya – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mengumpulkan kedua suporter dari Persebaya dan Arema FC jelang derby Jatim dalam Piala Presiden 2019 leg pertama, 9 April 2019.

Pertemuan tersebut digelar secara terpisah. Pertemuan pertama mempertemukan Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan dengan Aremania yang merupakan suporter Arema FC di Mapolda Jatim.

Koordinator lapangan Aremania, Ahmad Gozali berjanji menjaga kondusifitas agar sepak bola di Jatim semakin maju. Langkah menjaga kondusifitas ini dilakukan mulai dari Aremania sendiri.

BACA JUGA: Persebaya Janji Kalahkan Singo Edan di GBT

“Kami sudah menggandeng semua komponen terkait, di dalam keterlibatan pertandingan yang rencananya akan dihadiri RI 1,” kata Gozali, Senin 8 April 2019.

Gozali berjanji pada saat pertandingan, Aremania akan menonjolkan kreativitas untuk menunjukkan, bahwa mereka adalah suporter yang cinta damai. Langkah ini juga dilakukan untuk menjadi pelopor kemajuan suporter di Indonesia.

“Kami mulai menuju taraf pendewasaan meskipun banyak tudingan-tudingan yang dilakukan terhadap Aremania. Banyak tudingan minor yang  dialamatkan kepada kami, tapi Aremania adalah pelopor suporter terbaik,” ujarnya.

BACA JUGA: Polrestabes Kerahkan Anoa dan Barakuda Amankan Pemain Arema

Gozali menambahkan akan tetap menjaga kondussvitas kota Surabaya maupun Malang untuk menciptakan keamanan. Bahkan Gozali berjanji tidak akan melakukan sikap anarkis. “No anarkis, no ribut,” tegasnya.

Dalam pernyataannya, dia juga mengimbau agar Aremania tidak hadir pada final pertama di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Selasa, 9 April 2019. Hal ini sesuai perjanjian yang telah disepakati antara Aremania dan Bonek di Polda Jatim tahun 2006.

“Teman-teman Aremania tidak usah datang ke Surabaya. Saya juga minta Bonek untuk tidak datang ke Malang. Dan itu sudah ditandatangani bersama pada 2006,” kata Gozali.

Baca Juga

loading...