Apple hapus aplikasi karena membayakan keamanan data dan privasi pengguna.

Apple Dikomplain Lantaran Hapus Sejumlah Aplikasi Pengawasan Orang Tua

Dyah Ayu Pitaloka

Selasa, 30 April 2019 - 14:14

JATIMNET.COM, Surabaya – Apple mempertahankan keputusannya menghapus sejumlah aplikasi pengawasan orang tua, dari Apple Store. Hal itu dilakukan dengan pertimbangan keamanan pengguna.

Sedangkan, produsen aplikasi yang dirugikan, lewat The New York Times, menuding Apple sedang mengurangi kompetitor atas produk buatan sendiri, Screen Time.

Perangkat lunak versi terakhir dari iOS menambahkan aplikasi Screen Time , memudahkan pengguna untuk melihat berapa banyak waktu yang telah dihabiskan pada aplikasi favorit mereka.

Screen Time juga memberikan kuasa pada orang tua, untuk mengatur berapa lama anak-anak mereka bisa bermain dalam aplikasi tertentu.

BACA JUGA: Qualcom Memenangkan Sengketa Paten Melawan Apple

Sejumlah produsen aplikasi mengklaim, jika Apple menghapus produk mereka dari Apple Store setelah Screen Time dirilis, untuk mengurangi kompetitor.

Namun, dalam sebuah blog, Apple mengatakan jika sikap itu dilakukan terhadap aplikasi yang menerapkan fitur “berisiko”, yaitu manajemen perangkat ponsel (MDM), untuk mengontrol ponsel anak-anak.

Banyak perusahaan dan organisasi menggunakan MDM, untuk mengontrol bagaimana karyawan mereka menggunakan ponsel. Aplikasi ini memudahkan pengusaha, mengetahui apa yang dilakukan oleh karyawan mereka, dan bahkan menghapus konten di dalam ponsel mereka, dari jarak jauh.

Apple mengatakan, jika hal itu tidak sesuai bagi aplikasi manajemen waktu yang fokus pada keluarga, untuk menggunakan MDM.

BACA JUGA: India Blokir Tiktok Karena Sebarkan Video Porno

“MDM memberikan kontrol dan akses bagi pihak ketiga, terhadap sebuah alat dan juga informasi yang paling sensitif, termasuk lokasi pengguna, penggunaan aplikasi, akun email, izin penggunaan kamera, dan rekaman jelajah internet ”, kata Apple dalam sebuah blog.

“Itu sungguh berisiko- dan sebuah pelanggaran dalam kebijakan App Store- bagi produsen aplikasi swasta yang fokus pada konsumen, untuk menginstal kontrol MDM, pada gawai pengguna. Berlawanan dengan laporan the New York Times pekan ini, ini bukanlah soal kompetisi. Ini adalah masalah keamanan,”.

Perusahaan mengatakan telah memberikan peringatan kepada 30 aplikasi yang terdampak kebijakan, untuk mendaftarkan perangkat lunak terbaru mereka, yang tidak berlawanan dengan aturan.

Apple juga mengatakan, banyak perusahaan telah melakuan perubahan, sehingga tidak dihapus

Baca Juga

loading...