
Reporter
Khoirotul LathifiyahSenin, 9 Desember 2019 - 10:53
Editor
Rochman Arief
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat melakukan s idak rumah pompa di Jalan Ikan Mungsing, Tanjung Perak beberapa waktu lalu. Foto: Khoirotul Lathifiyah.
JATIMNET.COM, Surabaya – Pemkot Surabaya gencar melakukan normalisasi sungai atau saluran air dan menambah kapasitas pompa air di beberapa kawasan. Upaya tersebut sebagai langkah antisipasi terjadinya banjir atau genangan saat musim hujan tiba.
Salah satu kawasan yang dilakukan normalisasi sungai dan menambah kapasitas pompa air adalah di Jalan Raya Menganti, Kecamatan Wiyung. Penambahan pompa air dan proyek pendalaman drainase tersebut diproyeksikan agar bisa mengkaver luapan air di kawasan tersebut.
“Awalnya saluran ini memiliki kedalaman sekitar dua meter. Sedangkan saat ini dikeruk lagi hingga kedalaman 3,5 meter,” kata salah satu operator Rumah Pompa Wiyung, Nasihin kepada Jatimnet.com, Senin 9 Desember 2019.
BACA JUGA: Box Culvert Diversi Gunungsari Permudah Akses ke Stadion GBT dan JLLB
Ia menyampaikan pengerjaan tersebut sudah dilaksanakan sejak November 2019 lalu. Adapun panjang saluran atau sungai ini sekitar 60 meter.
Nasihin menambahkan, setelah melakukan pengerukan lumpur, kedua sisi kanan dan kiri saluran akan dipasang beton. Selain memperbaiki saluran, pemkot juga menambah kapasitas pompa yang selama ini dinilai kurang efektif.
“Sekarang pompa ada dua, pertama berkapasitas satu meter kubik. Kemudian, penambahan kapasitas pompa dilakukan dengan kapasitas 1,5 meter kubik,” kata dia.
Bahkan, lanjut dia, warga setempat sangat berterimakasih dengan adanya penambahan kapasitas pompa air ini. Sebab, sebelumnya wilayah tersebut kerap tergenang karena pompa air tidak bisa maksimal.
BACA JUGA: Risma Jamin Banjir Bisa Diantisipasi Dibanding Tahun Sebelumnya
Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga menyampaikan pihaknya harus memasang pompa air dan menambah pompa di beberapa kawasan.
“Yang 1,5 meter kubik kami ganti menjadi 3 kubik. Rata-rata yang kami ganti 3 meter kubik, yang paling tinggi 2 meter kubik,” kata Risma pada wartawan.
Risma menjelaskan pihaknya harus melakukan segala upaya untuk mengantisipasi terjadinya genangan. Bahkan setiap rumah pompa dipasang genset, agar ketika listrik padam rumah pompa masih bisa dioperasikan.