Akibat Cedera Pinggul

Andy Murray Resmi Mengundurkan Diri 

Rochman Arief

Sabtu, 12 Januari 2019 - 20:03

JATIMNET.COM, Melbourne – Keputusan Andy Murray untuk pensiun dari lapangan tenis sangat disayangkan sejumlah pihak. Terlebih kolega maupun lawan yang pernah dihadapi petenis kelahiran Glasgow, 31 tahun itu.

Murray mengundurkan diri di Melbourne, pada Jumat 11 Januari 2019. Cedera yang membelitnya sulit untuk bisa kembali ke bentuk permainan terbaiknya. Ditambah dengan ketatnya turnamen, menyulitkannya bisa bersaing dengan petenis muda.

Petenis asal Spanyol, Rafael Nadal menilai mundurnya Murray sebuah kehilangan besar di lapangan tenis. Terlebih keputusan mundur itu diambil hanya tiga hari jelang Australia Terbuka.

"Ketika Anda bermain tenis tanpa tujuan yang jelas, karena merasa sakit, inilah waktu yang tepat untuk mengambil keputusan,” kata petenis yang dijuluki Raja Tanah Liat itu, seperti dikutip BBC Sport, Sabtu 12 Januari 2019.

BACA JUGA: Ambisi Murray Kembalikan Peringkat Sebagai Petenis Papan Atas

Nadal (32) lebih banyak tahu bagaimana rasanya berkutat dengan cedera. Dia pernah dibekap cedera lutut dan pergelangan tangan hingga membuatnya kehilangan gelar dan peringkat.

Namun sejauh ini pemilik 17 Grand Slam itu mengaku belum saatnya mengambil keputusan (mundur).

“Andy (Murray) mungkin sudah berjuang dalam kurun waktu yang lama. Jika dia tidak merasa, bahwa cederanya bisa menjadi lebih baik, dia mungkin telah melakukan hal yang benar,” lanjut petenis peringkat dua dunia itu.

Pertemuan antara Nadal dengan Murray sudah terjadi sejak level remaja. Di level senior, Nadal memenangi 17 kali dari 24 pertemuan di semua turnamen.

BACA JUGA: Andy Murray Masih Terganggu Cedera

Sementara itu, mantan koleganya di Tim Davis, Tim Henman juga mengungkapkan kesedihannya. Namun dia menjelaskan bahwa keputusan itu telah dipikirkan Murray sejak lama.

“Ini berita yang menyedihkan. Tetapi itu tidak mengurangi karir luar biasanya,” kata Henman kepada BBC Sport, Sabtu 12 Januari 2019.

Murray mengumukan mengundurkan diri dari tenis Jumat 11 Januari 2019 waktu setempat. Dia mengatakan bahwa Australia Terbuka 2019 adalah turnamen terakhirnya.

Cedera yang membekapnya pasca kekalahan dari Sam Querrey di perempat final Wimbledon 2017 menjadi alasan. Setahun kemudian dia menjalani operasi, sebelum mundur dari panggung tenis.

Baca Juga

loading...