264 Desa Gelar Pilkades Serentak di Gresik, Satu Desa Absen

Agus Salim

Reporter

Agus Salim

Minggu, 21 Juli 2019 - 16:46

JATIMNET.COM, Gresik – Pemkab Gresik menyatakan satu desa dipastikan tidak ikut dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) pada 31 Juli 2019. Satu desa dari 265 desa yang tidak ikut pilkades adalah Desa Madu Mulyorejo.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Edy Hadisiswoyo menyatakan Madu Mulyorejo Kecamatan Dukun disebabkan belum membentuk Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Desa Madu Mulyorejo tidak bisa ikut Pilkades karena belum membentuk Badan Permusyawaratan Desa, yang merupakan persyaratan mutlak. Desa ini baru menggelar pilkades tahun depan,” terang Edy Minggu 21 Juli 2019.

BACA JUGA: Ratusan Ancak Hiasi Tradisi Sedekah Bumi Betiring Gresik

Ditambahkan Edy, untuk mengisi kekosongan Kepala Desa Madu Mulyorejo akan dipimpin pejabat kepala desa (Pj Kades), secara keseluruhan persiapan dan anggaran di 264 desa sudah siap.

Pemerintah daerah menyiapkan anggaran Rp 18 miliar untuk pelaksanaan pilkades serentak di 264 desa. Sementara anggaran yang dikucurkan rata-rata setiap desa menerima Rp 40 juta ditambah Rp 10.000 sesuai jumlah DPT.

Sementara itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengingatkan perbedaan pilihan dalam pilkades adalah hal yang wajar. Namun demikian, pihaknya mengingatkan agar perbedaan itu tidak perlu diperdebatkan.

BACA JUGA: Waduk Mengering, Petani Gresik Utara Terancam Gagal Panen

“Perbedaan itu hal biasa, bahkan di dalam rumah tangga saja pasti ada perbedaan pilihan. Saya meminta, usai pelaksanaan pilkades, agar kembali guyub,” tegasnya.

Dia juga meminta kepala desa terpilih untuk kembali melangsungkan kinerja membangun desa tanpa membedakan strata maupun golongan warga.

Baca Juga

loading...