Selasa, 10 March 2026 06:08 UTC

Pembagian honor insentif guru ngaji di salah satu kecamatan di Jember. Foto: Adi
JATIMNET.COM, Setelah lama dinanti, Pemkab Jember akhirnya mulai menyalurkan insentif bagi para guru ngaji di wilayahnya. Bantuan tersebut diberikan kepada puluhan ribu penerima dan didistribusikan secara bertahap di berbagai kecamatan mulai Selasa, 10 Maret 2026.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Jember, Nurul Hafid Yasin, menyebutkan jumlah penerima yang telah melalui proses verifikasi mencapai lebih dari 21 ribu orang. Mereka terdiri dari guru ngaji, marbot masjid, serta mudin yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Jember.
“Jumlah penerima yang sudah terdata dan terverifikasi lebih dari 21 ribu orang, meliputi guru ngaji, marbot, dan mudin di Kabupaten Jember,” ujar Nurul Hafid Yasin.
Ia menjelaskan, besaran insentif yang diberikan pada tahun ini tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya. Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp1,5 juta.
Menurutnya, dana tersebut disalurkan melalui rekening Bank Jatim. Namun untuk memudahkan para penerima, proses pencairan dilakukan di balai desa masing-masing.
“Penyaluran dilakukan melalui rekening Bank Jatim, tetapi pengambilannya difasilitasi di balai desa agar para penerima tidak perlu datang dan mengantre di bank,” jelasnya.
Pada hari pertama penyaluran, bantuan sudah didistribusikan di tujuh kecamatan, yakni Balung, Mumbulsari, Panti, Sukorambi, Sumberjambe, Sumbersari, dan Umbulsari.
Dengan sistem ini, para guru ngaji cukup datang ke balai desa setempat untuk menerima insentif yang menjadi hak mereka. Pemkab Jember juga memastikan bantuan tersebut diterima secara utuh tanpa adanya potongan.
Pemerintah daerah menargetkan seluruh proses penyaluran insentif bagi guru ngaji ini dapat rampung sebelum Hari Raya Idulfitri.
“Harapannya bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan para guru ngaji menjelang Lebaran sekaligus menjadi bentuk penghargaan atas peran mereka dalam mengajarkan pendidikan agama kepada masyarakat,” pungkasnya.
