Logo

UGM dan Kecamatan Muncar Lanjutkan Sinergi Pengembangan Potensi Lokal

Reporter:,Editor:

Rabu, 05 August 2026 13:30 UTC

UGM dan Kecamatan Muncar Lanjutkan Sinergi Pengembangan Potensi Lokal

Penyambutan mahasiswa UGM yang mengikuti program KKN di Kantor Kecamatan Muncar, Rabu, 24 Juni 2026. Foto: UGM.

JATIMNET.COM, Banyuwangi - Pemerintah Kecamatan Muncar menyambut kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2026 beserta dosen pembimbing lapangan di Kantor Kecamatan Muncar, Rabu, 24 Juli 2026.

Kehadiran tim KKN-PPM UGM tahun ini menjadi yang ketiga kalinya di Kecamatan Muncar. Pemerintah kecamatan berharap kolaborasi tersebut mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah.

Camat Muncar menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UGM yang kembali menjadikan wilayahnya sebagai lokasi pelaksanaan KKN-PPM.

Menurutnya, Muncar memiliki potensi besar yang dapat terus dikembangkan, mulai dari sektor perkebunan, perikanan, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Di sisi lain, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi masyarakat pascapandemi Covid-19. Beberapa destinasi ekowisata dan pelaku UMKM masih berupaya bangkit sehingga membutuhkan berbagai inovasi dan pendampingan.

Sementara itu, Tim KKN-PPM UGM 2026 mengusung tema "Transformasi Desa Berkelanjutan dengan Optimalisasi Potensi Sumber Daya Lokal, Pengelolaan Limbah, dan Digitalisasi dalam Pariwisata di Desa Wringinputih dan Sumberberas, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur."

Dosen Pembimbing Lapangan, Prof. Dr. Agus Suwignyo, menilai tema tersebut relevan dengan potensi yang dimiliki Kecamatan Muncar.

Menurutnya, kekayaan alam dan sumber daya lokal dapat menjadi modal pengembangan berbagai sektor, seperti industri berbasis UMKM, ekowisata, hingga ekonomi kreatif.

Ia berharap mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang dimiliki melalui pendekatan kolaboratif bersama masyarakat, bukan sekadar memberikan teori.

Dengan demikian, solusi yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga sekaligus menjadi pengalaman belajar bagi mahasiswa.

Pemerintah Kecamatan Muncar juga berharap para mahasiswa dapat menjaga nama baik almamater, beradaptasi dengan lingkungan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata yang berkelanjutan selama pelaksanaan program.

Melalui KKN-PPM UGM 2026, Pemerintah Kecamatan Muncar optimistis sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat akan semakin kuat serta mampu melahirkan berbagai inovasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut.