Timnas Wanita Bertekad Tundukkan Myanmar

David Priyasidharta

Sabtu, 6 April 2019 - 13:39

JATIMNET.COM, Jakarta - Tim Nasional Wanita Indonesia akan menjalani laga penentuan di Grup A kualifikasi kedua Olimpiade 2020, Sabtu 6 April 2019 malam ini. Mereka akan menghadapi tim tuan rumah Myanmar di Stadion Mandalar Thiri Stadium, Mandalay. Timnas bertekad berjuang maksimal demi meraih poin penuh dalam laga itu.

Duel lanjutan Grup A kualifikasi kedua Olimpiade 2020 akan berlangsung menarik karena kedua tim mengincar kemenangan.

"Kami bertekad meraih kemenangan, meski kami tahu Myanmar tim yang kuat dan bermain di kandang sendiri. Anak-anak akan berjuang maksimal, karena kami wajib menang agar peluang lolos ke Olimpiade 2020 masih terbuka," kata pelatih Timnas Wanita, Rully Nere.

BACA JUGA: Kualifikasi Pra Olimpiade Tokyo, Timnas Wanita Berjuang Taklukkan Myanmar

Skuat Garuda Pertiwi pada laga perdana mengalami kekalahan 0-2 dari India. Evaluasi pun sudah dilakukan tim pelatih untuk mengatasi kekurangan yang ada dalam tim. Mayang ZP dan kawan-kawan pun dipoles materi taktik dan strategi selama dua hari latihan.

"Kondisi tim tidak ada masalah, semua pemain siap melawan Myanmar. Pemain harus berjuang keras dan disiplin selama 90 menit pertandingan demi raihan kemenangan," tambahnya dalam laman PSSI.org.

Sementara itu, pemain sayap Timnas Wanita, Zahra Muzdalifah mengatakan bahwa pertandingan melawan Myanmar akan berlangsung ketat. Ia pun berusaha memperbaiki diri dari penampilan pertama. Saya yakin kami mengalami peningkatan.

BACA JUGA: Timnas U-23 Bertekad Bangkit Lawan Vietnam

“Kekalahan 6-1 di Piala AFF Wanita tahun 2018 lalu menjadi pelajaran, dan kami akan memberikan perlawanan sengit. Mereka memang tim bagus, tapi kami tidak menginginkan itu terulang lagi,” lkata Zahra.

Hal senada diungkapkan Riska Juliani. Penjaga gawang Timnas Wanita ini menyadari Myanmar mempunyai barisan penyerang berbahaya. Mereka tampil bagus ketika mengalahkan Nepal 3-1 di laga perdana.

“Saya belum pernah menghadapi Myanmar, tapi saya sama sekali tidak gentar. Saya lihat pemain nomor 7 [Win Theingi Tun] sangat berbahaya. Saya akan berusaha memperlihatkan performa terbaik, dan mencegah mereka mencetak gol,” tegas Riska.

Baca Juga

loading...