Logo

Tanaman Hias Membuat Rumah Terasa Lebih Hidup

Hijau yang tumbuh di rumah sering menghadirkan ketenangan tanpa perlu mengubah banyak hal.
Reporter:,Editor:

Jumat, 24 July 2026 00:00 UTC

Tanaman Hias Membuat Rumah Terasa Lebih Hidup

Ilustrasi menyiram tanaman di ruangan. Dx Gen-AI

JATIMNET.COM - Tanaman hias bukan lagi sekadar pelengkap dekorasi. Banyak keluarga kini menjadikannya bagian dari suasana rumah yang lebih nyaman, segar, sekaligus mencerminkan gaya hidup yang lebih dekat dengan alam.

 

Ketertarikan ini juga tercermin pada data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan produksi berbagai komoditas tanaman florikultura hias di Indonesia tetap berlangsung dalam skala jutaan hingga ratusan juta satuan setiap tahun.

 

Krisan, misalnya, masih menjadi salah satu tanaman hias dengan produksi terbesar secara nasional, mencapai ratusan juta tangkai dalam statistik florikultura Indonesia. 

 

Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa tanaman hias bukan tren sesaat. Minat masyarakat terus bertahan karena tanaman menawarkan manfaat visual sekaligus pengalaman merawat sesuatu yang tumbuh setiap hari. Di kota besar seperti Surabaya,

kehadiran tanaman juga menjadi cara sederhana menghadirkan nuansa hijau pada lingkungan yang didominasi bangunan.

 

 

Tanaman Hias Mengubah Karakter Ruangan

 

 

Banyak orang merasakan ruangan menjadi lebih hangat ketika terdapat tanaman di sudut tertentu. Warna hijau menciptakan kontras alami dengan dinding, furnitur, maupun lantai sehingga ruangan terlihat lebih hidup tanpa harus melakukan renovasi.

 

Tanaman berdaun lebar seperti monstera, philodendron, atau calathea sering dipilih karena tampilannya mudah menjadi titik perhatian. Sementara sansevieria dan lidah mertua lebih diminati penghuni rumah yang menginginkan perawatan sederhana.

 

Pilihan tanaman juga semakin beragam. Data statistik florikultura BPS mencatat berbagai jenis tanaman pot seperti philodendron, monstera, anthurium daun, sansevieria, aglaonema, hingga caladium terus diproduksi secara nasional sebagai bagian dari komoditas hortikultura. 

 

 

Merawat Tanaman Menjadi Rutinitas yang Menenangkan

 

 

Merawat tanaman tidak selalu membutuhkan waktu lama. Menyiram sesuai kebutuhan, membersihkan daun, serta memastikan tanaman memperoleh cahaya yang cukup sudah menjadi rutinitas sederhana yang dapat dilakukan beberapa menit setiap hari.

 

Aktivitas ringan tersebut membuat banyak orang lebih peka terhadap perubahan kecil. Daun baru yang muncul atau tanaman yang tumbuh lebih tinggi sering memberi rasa puas karena hasil perawatan terlihat secara nyata.

 

Kondisi itu selaras dengan sejumlah penelitian mengenai hubungan manusia dengan ruang hijau. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga berkali-kali menekankan pentingnya keberadaan elemen hijau dalam lingkungan tempat tinggal karena ruang hijau berkontribusi terhadap kualitas hidup masyarakat perkotaan, meski manfaatnya dipengaruhi oleh desain lingkungan dan akses yang memadai.

 

 

Cocok untuk Rumah di Kota Besar

 

 

Hunian di Surabaya umumnya memiliki ukuran lahan yang beragam. Tidak semua rumah mempunyai halaman luas. Hal itu membuat tanaman dalam pot menjadi pilihan yang praktis karena mudah dipindahkan mengikuti kebutuhan cahaya maupun penataan interior.

 

Rak bertingkat, sudut dekat jendela, hingga teras kecil dapat dimanfaatkan sebagai area koleksi tanaman. Penempatan yang tepat membuat rumah terasa lebih segar tanpa mengurangi ruang gerak penghuni.

 

Bagi pemula, memilih tanaman yang tahan terhadap perubahan cuaca menjadi langkah yang bijak. Sansevieria, zamioculcas, atau sirih gading relatif mudah dirawat sehingga cocok bagi penghuni rumah yang memiliki aktivitas padat.

 

 

Nilai Ekonomi yang Terus Bertahan

 

 

Selain mempercantik rumah, tanaman hias juga menjadi bagian dari sektor hortikultura yang memiliki nilai ekonomi. Produksi tanaman hias nasional tetap dicatat setiap tahun oleh BPS bersama Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian sebagai

indikator perkembangan subsektor florikultura.

 

Data tersebut menunjukkan komoditas tanaman hias Indonesia terus berkembang dengan beragam jenis, mulai bunga potong hingga tanaman pot. Produksi sansevieria, anthurium, monstera, philodendron, dan tanaman daun lainnya mengalami dinamika setiap tahun mengikuti permintaan pasar serta perkembangan budidaya. 

 

Keberadaan pelaku usaha lokal, pembibit, hingga komunitas tanaman juga membantu menjaga perputaran ekonomi. Banyak kolektor memulai hobi dari satu pot kecil, kemudian berkembang menjadi aktivitas yang menghasilkan nilai tambah melalui pertukaran bibit atau penjualan tanaman.

 

Tanaman hias akhirnya menjadi lebih dari sekadar dekorasi. Kehadirannya mampu menghadirkan nuansa hijau, mempercantik ruangan, sekaligus memperlihatkan bahwa rumah tidak selalu membutuhkan perubahan besar untuk terasa lebih hidup.

 

Sentuhan sederhana berupa beberapa pot tanaman sering kali sudah cukup menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi seluruh penghuni.