Logo

Sebatang Kara dan Stroke, Perempuan Sepuh di Mojokerto Dievakuasi ke Griya Lansia

Reporter:,Editor:

Minggu, 19 July 2026 06:00 UTC

Sebatang Kara dan Stroke, Perempuan Sepuh di Mojokerto Dievakuasi ke Griya Lansia

Tim Griya Lansia Mengevakuasi nenek di Dusun Wotgaru, Desa Pucuk, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jumat, 17 Juli 2026. Foto: Wanto

JATIMNET.COM, Mojokerto – Seorang perempuan tua yang selama bertahun-tahun hidup sebatang kara akhirnya mendapat penanganan yang lebih layak.

Lansia berusia 66 tahun asal Dusun Wotgaru, Desa Pucuk, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto ini dievakuasi ke Griya Lansia Malang, Jumat sore, 17 Juli 2026.

Evakuasi diharapkan mampu mengurangi beban hidup perempuan yang menderita stroke dan tinggal di rumah kosong milik warga ini

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia bergantung kepada warga yang memberikan makan dan minim secara bergantian setiap hari.

“Selama ini, warga hanya bisa membantu kebutuhan sehari-hari. Untuk perawatan jangka panjang tentu membutuhkan fasilitas yang lebih memadai," ujarArif Rahmad, salah seorang pendamping relawan yang turut mengevakuasi perempuan itu ke Malang.

Maka, begitu ada informari tentang adanya kekosongan ruang di Griya Lansia, relawan dan pihak terkait mengusulkan pengiriman dari Kediri ke Malang.

“Kebetulan di Griya Lansia ada tempat kosong sehingga beliau bisa mendapatkan perawatan yang lebih baik," katanya.

Di Griya Lansia Malang, lansia tersebut akan memperoleh pelayanan, pendampingan, serta perawatan secara gratis.

Fasilitas itu diharapkan mampu memberikan lingkungan yang lebih aman sekaligus menunjang pemulihan kondisi kesehatannya.

Arif berharap kepindahan tersebut menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi lansia tersebut.

"Kami berharap beliau mendapatkan pelayanan yang layak dan kondisi kesehatannya bisa semakin membaik selama menjalani perawatan di sana," tuturnya.