Logo

Satgas MBG Sampang Diminta Kaji Ulang SPPG At-Taufiq Robatal

Buntut menu bagi kelompok 3B yang diwadahi keranjang dan tas kresek
Reporter:,Editor:

Kamis, 02 April 2026 06:00 UTC

Satgas MBG Sampang Diminta Kaji Ulang SPPG At-Taufiq Robatal

Menu MBG bagi kelompok 3B (Balita, Bumil/Ibu Hamil, dan Busui atau Ibu Menyusui) di Desa/Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang yang menjadi sorotan. Foto: screenshoot video viral.

JATIMNET.COM, Sampang – Kalangan aktivis dari Jaringan Kawal Pembangunan Jawa Timur (Jatim) ikut menyorot distribusi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kelompok 3B (Balita, Bumil/Ibu Hamil, dan Busui atau Ibu Menyusui) di Desa/Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang.

Mereka menilai, menu MBG yang diwadahi keranjang dan tas kresek dan didistribukan kepada penerima manfaat melanggar standar operasional prosedur (SOP).

Oleh karena itu, Koordinator Jaringan Kawal Pembangunan Jatim, Halil Abdillah mendesak Satgas MBG Sampang mengevaluasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) At-taufiq Robatal.

SPPG tersebut merupakan pemasok menu MBH bagi kelompk 3B di Desa/Kecamatan Robatal, Sampang.

"Menu MBG yang disajikan pakai wadah keranjang dan tas kresek tidak dapat dibenarkan. Kami minta Satgas MBG Kabupaten segera melakukan evaluasi terhadap pihak pengelola dapur," kata Halil, Kamis, 2 April 2026.

BACA: Diwadahi Keranjang dan Tas Kresek, MBG di Sampang jadi Sorotan

Ia menilai, pendistribusian menu MBG yang tidak sesuai SOP menunjukkan adanya masalah serius dalam tata kelola program MBG. Terutama dalam aspek pengawasan dan pelaksanaan teknis di lapangan.

"Ini menunjukkan sistem pengelolaan dan pengawasan dari SPPG terkait yang lemah. Seperti apapun kondisinya, distribusi makanan harus tetap mengikuti standar ketentuan BGN," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Sekertaris Satgas MBG Kabupaten Sampang, Sudarmanto mengatakan bahwa persoalan ini karena masalah teknis. "Karena kurangnya komunikasi antara pihak pengelola dapur dan kader pendamping," katanya.

"Temuan ini tentu jadi catatan bagi kami untuk melakukan evaluasi terhadap SPPG terkait. Mulai dari sistem pengelolaan, pengawasan, dan pendistribusian makanan," pungkas Sudarmanto.