Santri Tenggelam di Pantai Pancer Ditemukan Meninggal

Rochman Arief

Minggu, 5 Mei 2019 - 17:13

JATIMNET.COM, Jember – Seorang santri Pondok Pesantren Assuniyah Kencong, Ilhamnudin (20) yang terseret ombak dan tenggelam di Pantai Pancer, Kabupaten Jember, telah ditemukan tim SAR gabungan di tengah laut pada Minggu, 5 Mei 2019.

“Hari ini korban ditemukan di tengah laut perairan Getem dalam keadaan meninggal dunia, dan jenazah sudah dievakuasi menggunakan perahu karet," kata Koordinator Pos SAR Jember, Asnawi Suroso yang didampingi Dantim Dedek Prahista Dian yang memimpin operasi pencarian korban tenggelam di Pantai Pancer.

Jenazah korban ditemukan kurang lebih satu kilometer ke arah barat tempat kejadian musibah. Sehingga tim SAR gabungan menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi korban.

BACA JUGA: SAR Jember Terus Upayakan Pencarian Korban Tenggelam

“Kondisi jenazah masih utuh dan korban hanya mengenakan celana pendek. Setelah jenazah dievakuasi dari tengah laut, korban dibawa ambulans PMI ke Puskesmas Puger untuk identifikasi, kemudian dibawa ke rumah duka di Lumajang menggunakan ambulans pondok pesantren," katanya.

Ilhamnudin, merupakan warga Desa Karangbendo, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang terseret ombak bersama rekannya, Bustomi. Keduanya berenang di tepi laut usai berswafoto di Pantai Pancer yang berada di Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Kamis 2 Mei 2019 sore.

Korban dan Bustomi sama-sama dikabarkan tidak bisa berenang dan terseret ke tengah laut sejauh sekitar 12 meter dari bibir pantai. Namun Bustomi berhasil selamat karena terbawa ombak hingga ke bibir pantai, sedangkan Ilham hilang tenggelam.

BACA JUGA: Kapal Nelayan Probolinggo Tenggelam di Perairan Madura

Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian korban tenggelam di Pantai Pancer melibatkan Basarnas Pos SAR Jember, BPBD Jember, SAR OPA Jember, SAR Rimba Laut, Polsek Puger, Satpolair Jember, Pos AL Puger, BPBD Lumajang, serta nelayan setempat.

“Selama operasi pencarian korban, kami mendirikan posko SAR gabungan di sekitar Pantai Pancer untuk memudahkan koordinasi dalam pencarian korban. Hari ini secara resmi operasi SAR ditutup karena korban sudah ditemukan," katanya.

Kendati demikian, tim SAR gabungan dengan personel yang berbeda juga melakukan pencarian terhadap korban bernama Sukro Sakiah (19) warga Pasuruan yang terseret ombak di Pantai Payangan, Kecamatan Ambulu, Jember, Sabtu 4 Mei 2019. (ant)

Baca Juga

loading...