Logo

Sambil Gowes Pagi, Ning Ita Tinjau Hasil Pekerjaan Proyek Fisik di Pulorejo

Reporter:,Editor:

Jumat, 09 January 2026 00:00 UTC

Sambil Gowes Pagi, Ning Ita Tinjau Hasil Pekerjaan Proyek Fisik di Pulorejo

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat melakukan peninjauan langsung sejumlah proyek pembangunan fisik dengan menaiki sepeda. Foto: Prokopim.

JATIMNET.COM, Mojokerto – Berolahraga sambil memantau wilayah, itulah yang dijalankan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Selasa pagi, 6 Januari 2026.

Sembari mengayuh sepeda gunung, Ning Ita, sapaan akrab Ika Puspitasari dan rombongan juga meninjau  beberapa proyek fisik di Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon secara langsung. Dalam kesempatan itu, ia juga menengok lingkungan di sana.

Ning Ita menyampaikan, kegiatan gowes pagi dimanfaatkan tidak hanya untuk menjaga kesehatan. Namun, juga sebagai sarana melihat secara langsung hasil pembangunan yang telah berjalan. Selain itu, memastikan kesinambungan program ke depan.

 “Kami sengaja berolahraga gowes sambil melihat hasil pekerjaan proyek di tahun 2025,” katanya saat gowes dengan didampingi Kepala Dinas PUPRPERAKIM, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Kominfo, Kepala DPMPTSP, Kabag Umum, camat, serta Lurah Pulorejo.

“Kita tahu, pada tahun 2025 waktu pengerjaan proyek fisik sangat terbatas sehingga masih banyak yang harus dituntaskan di tahun berikutnya. Sekaligus, kita juga mengecek rencana pekerjaan proyek yang akan berjalan di tahun 2026,” lanjut Ning Ita.

Ia menuturkan, sejumlah aspirasi masyarakat menjadi perhatian pemerintah kota, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan aksesibilitas antarwilayah.

Akses penghubung antara Kota Mojokerto dan Kabupaten Mojokerto dinilai perlu terus diperbaiki guna menunjang mobilitas warga.

Selain itu, Ning Ita juga menekankan pentingnya penguatan sarana dan prasarana olahraga di lingkungan masyarakat. Menurutnya, fasilitas olahraga tersebut banyak dimanfaatkan oleh atlet lokal dan memiliki potensi besar dalam pengembangan prestasi olahraga.

“Ke depannya, terkait beberapa usulan masyarakat seperti aksesibilitas yang menjadi penghubung antara wilayah kota dan wilayah Kabupaten Mojokerto, kemudian sarana dan prasarana olahraga di lingkungan yang mendukung potensi pengembangan olahraga,” jelasnya.