Jumat, 30 October 2026 05:00 UTC

Petugas BPBD Surabaya tengah menyusuri Kali Jagir untuk mencari satu orang yang menceburkan ke sungai usai terjadi pengeroyokan di atas Jembatan Nginden, Jumat, 30 Oktober 2026. Foto: Khaesar/Jatimnet.
JATIMNET.COM, Surabaya - Satu orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan di Jembatan Nginden, Kecamatan Gubeng, Surabaya, menceburkan diri ke sungai saat terjadi kericuhan, Kamis malam, 29 Oktober 2026. Hingga Jumat, 30 Oktober 2026, orang tersebut masih dalam pencarian Tim SAR gabungan.
Peristiwa yang diduga dipicu perselisihan itu juga menyebabkan pengemudi Toyota Innova Zenix berinisial RDR, 23 tahun, warga Pondok Candra, mengalami luka-luka. Korban mengalami dislokasi kaki kanan dan luka robek di bagian kepala.
Sementara itu, seorang pria berinisial MAH, 23 tahun, warga Tapanuli Tengah, berhasil diamankan polisi. Sebelum diamankan, MAH sempat menjadi sasaran amuk massa di lokasi kejadian.
Petugas BPBD Kota Surabaya, Ali Sunandar, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian dari Command Center 112 pada Kamis sekitar pukul 22.40 WIB.
"Teman-teman sampai di lokasi ternyata betul ada dua korban kemudian ditangani dibawa ke Rumah Sakit Eka Candrarini. Terdapat eskalasi kejadian kemudian di lokasi juga ada yang melapor ada yang melompat ke sungai," ujarnya saat ditemui di lokasi, Jumat (30/10/2026).
Menurut Ali, petugas yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi dua orang yang mengalami luka-luka ke Rumah Sakit Eka Candrarini untuk mendapatkan penanganan medis.
Saat penanganan berlangsung, petugas menerima laporan adanya seseorang yang menceburkan diri ke sungai di bawah jembatan. BPBD kemudian mengerahkan perahu karet untuk melakukan pencarian.
"Sehingga saat itu juga kami menurunkan perahu karet dilakukan penyisiran sampai pagi korban belum ditemukan. Hari ini kita lanjutkan pencarian sama tim gabungan DPKP, Satpol, BPBD, Basarnas bersama relawan kita coba melakukan pencarian," kata Ali.
Pencarian dilanjutkan pada Jumat dengan mengerahkan dua unit perahu karet untuk menyisir permukaan sungai. Namun, hingga hari itu orang yang dilaporkan menceburkan diri tersebut belum ditemukan.
Ali menyebutkan, orang yang masih dalam pencarian memiliki ciri-ciri berkulit putih, berambut cepak, bertubuh tinggi dan kurus, serta mengenakan celana panjang hitam.
Sementara itu, Kapolsek Gubeng AKP Sugarda Aditya Buwana mengatakan penanganan perkara dugaan perselisihan dan pengeroyokan tersebut telah diambil alih Satreskrim Polrestabes Surabaya. "Untuk kronologis dari Satreskrim Polrestabes yang bisa menjelaskan," ucapnya.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan membenarkan polisi telah mengamankan satu orang dalam peristiwa tersebut. "Sementara ini satu ya (yang diamankan)," ujarnya.
Hingga Jumat, pencarian terhadap satu orang yang menceburkan diri ke sungai masih berlangsung. Sementara penanganan dugaan pengeroyokan ditangani Satreskrim Polrestabes Surabaya.
