Logo
Jember Dikepung Banjir Usai Hujan Seharian

Ribuan KK Terdampak Banjir Jember, Rambipuji Paling Parah dan Ratusan Warga Mengungsi

Reporter:

Kamis, 12 February 2026 23:30 UTC

Ribuan KK Terdampak Banjir Jember, Rambipuji Paling Parah dan Ratusan Warga Mengungsi

Tim gabungan mengevakuasi warga Jember yang terdampak banjir usai hujan seharian mengguyur, Jumat, 13 Februari 2026. Foto: BPBD Jember

JATIMNET.COM, Jember – Hujan deras berintensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Jember sejak Kamis siang, 12 Februari 2026 memicu banjir di sedikitnya delapan kecamatan dan 17 desa/kelurahan.

Hingga Jumat, 13 Februari 2026 pukul 04.20 WIB, genangan masih meluas dan proses evakuasi warga terus berlangsung, terutama di Kecamatan Rambipuji yang mengalami dampak paling parah.

Data sementara dari BPBD Jember mencatat sebanyak 3.944 kepala keluarga terdampak. Sebanyak 299 jiwa terpaksa mengungsi ke sejumlah titik aman. Selain permukiman, banjir merusak tiga rumah ringan, mengganggu tiga jembatan, serta merendam satu pondok pesantren.

BACA: Perjalanan Jauh Berujung Mencekam, Motor Pasutri asal Bondowoso Meledak di Jember

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, menjelaskan hujan mengguyur wilayah hulu hingga hilir sejak pukul 14.00 WIB, sesuai peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG periode 10–20 Februari 2026.

“Mulai jam 14.00 tadi hujan berlangsung dari hulu sampai hilir. Sehingga menyebabkan beberapa DAS dan daerah sungai kita mengalami kenaikan debit air,” ujarnya.

Sejak pukul 18.00 WIB, debit sungai meningkat drastis hingga meluap ke permukiman. Air merendam rumah warga sejak sekitar pukul 19.00 WIB dengan ketinggian 30 sentimeter hingga lebih dari dua meter. Banjir juga merobohkan jembatan gantung di Desa Jubung, Sukorambi, serta memutus jembatan di wilayah Sentul, Desa Suci, Kecamatan Panti.

BACA: Luapan Sungai Picu Banjir Hingga Dua Meter, Tim Gabungan Evakuasi Warga Prioritas di Rambipuji

Wilayah Rambipuji menjadi kawasan terdampak terluas dengan 3.210 kepala keluarga. Genangan terjadi di sejumlah dusun seperti Curah Ancar, Krajan, Kaliputuh, Kidul Pasar, dan Gudang Kering. Desa Nogosari serta Curahmalang juga terendam, sementara ratusan keluarga telah lebih dulu diungsikan.

Banjir turut melanda Kecamatan Kaliwates, Bangsalsari, Balung, Sukorambi, Kalisat, dan Ajung. Di Kampung Ledok, air sempat setinggi paha orang dewasa dan kembali naik setelah sempat surut. Hingga kini, petugas masih melakukan asesmen kerugian dan pendataan lanjutan di lapangan.