Logo

Polres Mojokerto Luncurkan 3 Program Inovatif Saat Mudik Lebaran 2026, Ada Polisi Antar Wisata Gratis

Reporter:,Editor:

Kamis, 19 March 2026 09:16 UTC

Polres Mojokerto Luncurkan 3 Program Inovatif Saat Mudik Lebaran 2026, Ada Polisi Antar Wisata Gratis

Polisi saat meninjau kendaraan di Pos. Foto: Humas Polres Mojokerto

JATIMNET.COM, Mojokerto – Dalam rangka menjamin kelancaran sekaligus kenyamanan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Mojokerto meluncurkan tiga program unggulan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026. Inisiatif ini mencakup Polisi Pandawa, Patroli Tapping Box, dan Sibeng sebagai bentuk peningkatan layanan kepada masyarakat.

Ketiga program tersebut dirancang untuk memperkuat kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya bagi pemudik dan wisatawan yang beraktivitas di wilayah Kabupaten Mojokerto. Melalui inovasi ini, kepolisian ingin memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, tertib, dan nyaman.

Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata menjelaskan, program pertama adalah Polisi Pandawa (Pemandu Daerah Wisata). Program ini berfokus pada penyediaan informasi destinasi wisata sekaligus layanan pengantaran gratis bagi masyarakat.

BACA: Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah Jatuh pada Sabtu Besok

"Polisi Pandawa ini nantinya memiliki tugas untuk memberikan pelayanan terkait informasi tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Mojokerto. Selain itu, juga memberikan pelayanan jasa pengantaran secara gratis bagi masyarakat yang hendak ke lokasi wisata," katanya, Kamis, 19 Maret 2026.

Selanjutnya, Polres Mojokerto menghadirkan program Patroli Tapping Box. Dalam pelaksanaannya, petugas secara aktif melakukan patroli ke sejumlah titik seperti hotel, restoran, dan objek wisata untuk memantau aktivitas transaksi ekonomi.

"Pada program Patroli Tapping Box ini, anggota akan melaksanakan patroli rutin ke hotel, restoran, dan wahana wisata di Kabupaten Mojokerto untuk memantau aktivitas transaksi ekonomi yang telah menggunakan alat tapping box, sebagai bentuk dukungan Polres Mojokerto terhadap pengawasan peningkatan PAD Pemerintah Daerah," kata AKBP Andi.

"Tapping Box sendiri merupakan alat yang digunakan untuk mendukung transparasi pembayaran wajib pajak yang fungsinya mencatat semua transaksi yang kemudian tercetak oleh sistem kasir, sehingga dapat diketahui potensi pajak yang akan diterima Pemerintah Daerah," imbuhnya.

Program ketiga yang diperkenalkan adalah Sibeng (Polisi Bengkel). Program ini menyasar pelayanan teknis kendaraan, khususnya bagi pemudik yang mengalami kendala di perjalanan.

BACA: Puncak Arus Mudik di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Berlangsung Kemarin

"Sebagai bentuk respon cepat dalam memberikan pelayanan kepada pemudik maupun masyarakat yang hendak ke tempat wisata, program Sibeng ini memfokuskan Polisi untuk memberikan pelayanan penyediaan fasilitas istirahat rem mobil, pengecekan rem gratis, dan evakuasi laka rem blong. Program dilaksanakan dengan menggandeng relawan-relawan yang ada di Kabupaten Mojokerto," terang AKBP Andi.

Selain tiga inovasi tersebut, Polres Mojokerto tetap membuka akses layanan darurat melalui Call Center 110. Masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia di pos pelayanan dan pos pengamanan selama periode Operasi Ketupat Semeru 2026.

Kapolres Mojokerto menegaskan bahwa seluruh program ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama musim mudik Lebaran.

"Semua upaya ini kami lakukan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat yang melaksanakan mudik di wilayah Kabupaten Mojokerto. Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan yang optimal bagi seluruh masyarakat dan pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Mojokerto," ungkap AKBP Andi.

Dengan berbagai langkah tersebut, masyarakat diharapkan dapat menjalani perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman, serta tiba di kampung halaman dengan selamat untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga.