Logo

PMI Gresik Diminta Siaga Menghadapi Kemarau Panjang Tahun Ini

Reporter:,Editor:

Jumat, 17 April 2026 06:30 UTC

PMI Gresik Diminta Siaga Menghadapi Kemarau Panjang Tahun Ini

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat membuka Musyawarah Kerja PMI Kabupaten Gresik 2026 di Kantor Bupati Gresik, Jumat, 17 April 2026. Foto: Dilskominfo Gresik.

JATIMNET.COM, Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta semua pihak menyiapkan diri dalam menghadapi musim kemarau tahun ini yang diprediksi lebih kering dan lama dibandingkan kondisi normal.

Salah satu pihak yang diminta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi perubahan iklim adalah Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik.

“PMI harus mampu beradaptasi dengan kondisi saat ini, termasuk menghadapi perubahan iklim. Jika terjadi kemarau panjang, kesiapsiagaan perlu ditingkatkan, terutama pemenuhan air bersih,” ujar Yani saat membuka Musyawarah Kerja PMI Kabupaten Gresik, Jumat, 17 April 2026.

Guna meminimalisasi dampak kemarau panjang dalam kehidupan, ia juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi tingkat kecamatan hingga desa. Tujuannya, agar distribusi bantuan, termasuk air bersih lebih cepat dan tepat sasaran.

Selain itu, Yani mendorong regenerasi kader dengan melibatkan generasi muda. “Kita perlu melibatkan anak-anak muda sebagai relawan agar lebih peduli pada isu kesehatan dan kemanusiaan,” tambahnya.

Sementara itu, Musyawarah Kerja PMI itu juga menjadi ajang evaluasi program 2025. Hal ini sekaligus penyusunan rencana kerja tahun 2026 yang diikuti kader PMI se-Kabupaten Gresik.

Dalam kegiatan itu, Ketua PMI Gresik Achmad Nadlir mengungkap prestasi yang diraih organisasi itu selama tahun 2025. Prestasi itu ditandai dengan diraihnya delapan piala dalam JUMBARA PMKR tingkat Jawa Timur.

Dengan demikian, ia menilai, Kabupaten Gresik juga berpeluang menjadi tuan rumah JUMBARA Nasional. “Gresik dinilai layak menjadi lokasi penyelenggaraan JUMBARA Nasional berikutnya,” ujarnya.

Momentum tersebut diharapkan turut mendorong partisipasi masyarakat, termasuk pencapaian target donor darah sebanyak 7.000 kantong.