Sabtu, 25 April 2026 04:00 UTC

Aksi penuangan eco-enzyme oleh Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Madiun, ProKlim, pelajar, mahasisa, dan PKK di Bengawan Madiun sebagai aksi peduli lingkungan dalam rangka memperingari Hari Bumi 2026. Foto: Pertamina Patra Niaga FT Madiun
JATIMNET.COM, Madiun – Aksi peduli lingkungan dijalankan sejumlah pihak dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026. Tak terkecuali Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal (FT) Madiun bersama Program Kampung Iklim Pesanggarahan.
Mereka memberikan “nutrisi” bagi Sungai Bengawan Madiun, anakan Sungai Bengawan Solo di wilayah Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Kamis, 23 April 2026.
Nutrisi tersebut berupa eco-enzyme sebanyak 350 liter yang dituangkan ke aliran sungai. Cairan hasil fermentasi limbah organik itu dituangkan untuk menjaga kualitas air dan mengurangi pencemaran lingkungan.
Untuk mendorong keberlanjutan aksi tersebut, beberapa pihak juga dilibatkan. Mulai dari anggota PKK Kota Madiun, komunitas ProKlim se-Kota Madiun, pelajar, hingga mahasiswa Universitas Negeri Surabaya.
Local Hero ProKlim Pesanggrahan, Kurnia Fidiawati menjelaskan bahwa penggunaan eco-enzyme juga menjadi bagian dari edukasi pengelolaan limbah rumah tangga berbasis masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat melihat bahwa limbah organik sebenarnya masih memiliki manfaat apabila dikelola dengan baik. Dari rumah tangga, kita bisa mulai membangun kebiasaan yang lebih ramah lingkungan,” jelasnya.
Rizky Pratama, salah seorang peserta aksi dari SMKN 3 Madiun jurusan Kimia Industri merasa mendapat pengalaman baru setelah mengikuti kegiatan tersebut.
Ia menyadari, kepedulian lingkungan dapat dilakukan melalui pendekatan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan ini membuat kami lebih memahami bahwa pengelolaan limbah organik seperti eco-enzyme ternyata memiliki manfaat bagi lingkungan,” ujarnya.
Fuel Terminal Manager Madiun, Kadek Dwi Arianto, menyampaikan bahwa peringatan Hari Bumi menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun kesadaran lingkungan di masyarakat.
“Hari Bumi mengingatkan kita bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
