Senin, 30 March 2026 10:30 UTC

Para penumpang hendak naik kereta saat arus balik Lebaran di Stasiun Madiun. Foto: KAI
JATIMNET.COM, Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat kenaikan jumlah penumpang hingga delapan persen selama masa posko angkutan Lebaran 1447 H/2026.
Sejak 11-30 Maret 2026, rata-rata penumpang yang berangkat dari wilayah KAI Daop 7 Madiun sebanyak 10.795 orang. Maka, selama periode tersebut jumlah total penumpang sebanyak 215.899 orang.
Sementara, pada masa angkutan Lebaran setahun sebelumnya atau 2025 tercatat sebanyak 200.727 orang. Adapun jumlah kedatangan pelanggan tercatat sebanyak 238.367 atau naik 6 persen dibandingkan periode yang sama pada Tahun 2025 sebanyak 225.846 pelanggan.
Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari, menyatakan bahwa kenaikan jumlah penumpang tertinggi berlangsung pada H2+2 Lebaran atau Selasa, 24 Maret 2026. “Saat itu, jumlah penumpang yang diberangkatkan sebanyak 17.758 orang,” ujarnya, Senin, 30 Maret 2026.
Menurutnya, lonjakan penumpang itu juga didukung oleh berbagai inovasi peningkatan layanan bagi para pelanggan.
Mulai dari penambahan perjalanan kereta, yakni dengan dioperasikannya KA Brantas Tambahan. Kemudian, fasilitas face recognition di Stasiun Madiun, dan water dispenser di Stasiun Madiun, Stasiun Kertosono, Stasiun Jombang, Stasiun Kediri, Stasiun Tulungagung dan Stasiun Kediri.
Selain itu, pembagian takjil gratis pada sepuluh hari terakhir Ramadan, pemberian goody bag berisi suvenir khas KAI. Selain itu, disediakannya permainan edukatif seperti puzzle, crayon dan buku mewarnai untuk penumpang anak-anak.
“Masa angkutan Lebaran 2026 masih berlangsung hingga 1 April mendatang. Untuk itu, KAI Daop 7 Madiun mengimbau kepada masyarakat yang masih menikmati liburan Lebaran untuk merencanakan perjalanannya dengan memesan tiket KA melalui aplikasi resmi KAI,” imbau Tohari.
