Pengendara Yamaha RX King Asal Ponorogo Tewas di Blitar

Yosibio

Reporter

Yosibio

Minggu, 4 Agustus 2019 - 11:07

JATIMNET.COM, Blitar – Seorang pengendara Yamaha RX King menjadi korban tabrak lari di wilayah Kesamben, Kabupaten Blitar. Korban bernama Fiki Restu Mafianto (27) meninggal dunia dengan beberapa luka. Dia meninggal dunia setelah dilarikan ke Rumah Sakit Ngudi Waluyo akibat luka parah di kepala dan tangan.

“Kendaraan truk tak dikenal, berjalan dari Kesamben menuju Gogoniti yang hendak mendahului korban. Karena kurang ke kanan, truk nyenggol motor hingga korban terjatuh di bawah truk,” terang Kasubaghumas Polres Blitar, Iptu M Burhanudin kepada Jatimnet.com Minggu 4 Agustus 2019.

Informasi yang dihimpun Jatimnet.com, menyebutkan pemuda warga Dukuh Tempuran RT 001/ RW 002 Desa Gandukepuh Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo ini mengendarai motor di Jalan Raya Pagergunung, Kesamben Minggu, 4 Agustus 2019 dini hari.

BACA JUGA: VW Klasik Milik WNA Australia Terbakar di Jalan

Korban beriringan dengan sejumlah pengendara Yamaha RX King lainya, ke arah yang sama dengan truk. Hingga akhirnya bersenggolan dengan bak truk. Senggolah itu menyebabkan dia terjatuh di kolong truk. Sementara kendaraan memilih terus melaju.

“Korban mengalami luka di kepala dan tangan. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit Ngudi Waluyo, namun akhirnya meninggal dunia,” imbuh Burhan.

Sejauh ini polisi belum mengantongi identitas sopir truk yang terlibat dalam kecelakaan maut ini. Polisi berusaha mengidentifikasi pengemudi yang melarikan kendaraannya ke arah Utara atau Gogoniti.

BACA JUGA: Dua Kecelakaan Macetkan Jalur Malang-Blitar

“Kecelakaan yang merenggut korban ini sepenuhnya menjadi penanganan Satlantas Polres Blitar,” pungkas Burhan.

Berdasarkan data dari Polres Blitar menyebutkan angka kecelakaan di wilayah meningkat tajam. Mulai Januari hingga Juli 2019, terjadi 218 persitiwa, 53 di antaranya meninggal dunia, enam luka berat, dan 295 orang luka ringan. Sementara kerugian material dalam kecelakaan ini mencapai Rp 163,5 juta.

Baca Juga

loading...