Penataan Kawasan Ampel Lamban, DPRD Panggil Bappeko dan Disparta

Pemanggilan akan berlangsung pekan depan.
Dyah Ayu Pitaloka

Selasa, 7 Mei 2019 - 03:45

penataan-kawasan-ampel-lamban-dprd-panggil-bappeko-dan-dispar

Kawasan wisata religi Ampel. Foto: Hari Istiawan

JATIMNET.COM, Surabaya – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya berencana memanggil Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko), dan Dinas Pariwisata Surabaya pekan depan, terkait lambannya penataan kawasan wisata religi Sunan Ampel.

"Pemanggilan ini sebagai tindak lanjut dari dewan untuk menagih keseriusan Pemkot Surabaya yang harusnya telah menyetorkan progres kajian wilayah Ampel Surabaya sejak Maret lalu," kata Anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Surabaya Camelia Habibah, di Surabaya, Selasa 7 Mei 2019.

Penataan kawasan religi Ampel perlu mendapat perhatian khusus, mengingat kawasan itu menjadi salah satu tempat wisata religi favorit masyarakat.

Selain itu, kawasan Ampel memiliki nilai sejarah yang melekat di Surabaya, dan memberikan manfaat, baik bagi masyarakat sekitar maupun APBD Surabaya.

BACA JUGA: Belanja Kurma Jelang Ramadan

"Bagaimana pun kawasan Ampel ini adalah destinasi wisata yang tidak dapat dimungkiri oleh pemerintah kota. Tamu-tamu yang berkunjung di Ampel juga luar biasa, membantu menyumbang APBD juga luar biasa," ujarnya.

Habibah juga menjelaskan, salah satu penataan yang nantinya dapat mempercantik kawasan Ampel adalah perubahan peruntukan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Jalan Pegirian untuk dijadikan Museum Ampel.

Museum bisa menjadi alat untuk mengedukasi masyarakat tentang sejarah salah satu Wali Songo itu.

"Sehingga bisa membangkitkan imajinasi pengunjung bukan hanya kita berdoa di Ampel, tapi bagaimana kita mengetahui sejarah Ampel, bagaimana budaya Ampel, bagaimana peradaban Ampel dengan adanya museum itu tadi," katanya.

BACA JUGA: Sambut Ramadan dengan Nyadranke Makam Sunan Ampel

Pihak Dinas Pariwisata Surabaya sebelumnya menyatakan siap membantu mewujudkan Museum Ampel.

Sudah ada dua lokasi strategis yang diproyeksikan menjadi tempat berdirinya Museum Ampel, yakni di wilayah Masjid Sunan Ampel atau di sekitar tempat parkir wisata di Jalan Pegirian. (ant)

Baca Juga