Logo

Pemadaman Api di Gunung Butak Ngawi Terkendala Pohon yang Rawan Tumbang

Reporter:

Senin, 28 September 2026 13:15 UTC

Pemadaman Api di Gunung Butak Ngawi Terkendala Pohon yang Rawan Tumbang

Tim Reaksi Cepat BPBD Magetan saat berusaha memadamkan kebakaran hutan rakyat di Gunung Bancak di Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Magetan, Senin, 21 September 2026. Foto: instagram.com/bpbdkabmagetan.

JATIMNET.COM, Ngawi - Kebakaran hutan pinus di Gunung Butak, Desa Kuniran, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, belum berhasil dipadamkan hingga Senin siang, 28 September 2026.

Petugas kesulitan mendekati titik api karena pohon pinus yang terbakar dinilai rawan tumbang.

Kapolsek Sine AKP Heri Riyanto mengatakan keselamatan petugas menjadi pertimbangan utama dalam proses pemadaman.

Petugas harus memilih titik yang aman untuk mengendalikan api yang mulai berkobar sejak Minggu malam, 27 September 2026. “Sulit dipadamkan karena pohon rawan tumbang,” katanya.

Ancaman tersebut bukan tanpa alasan. Saat petugas melakukan pemadaman dari titik yang dinilai aman, salah satu pohon pinus berukuran besar tumbang tidak lama setelah petugas meninggalkan lokasi untuk mencari posisi yang lebih aman.

Kebakaran itu terjadi di di Petak 2A1 dan kemudian meluas ke Petak 2A2, wilayah RPH Salam, BKPH Lawu Utara, KPH Lawu Ds.

Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 40 hektare. Sekretaris Desa Kuniran, Widiaminto, mengatakan api diduga berasal dari kawasan bagian selatan dan kemudian membesar setelah membakar vegetasi serta pohon-pohon pinus.

“Api bermula dari selatan. Semakin lama semakin besar dan sulit dipadamkan karena yang terbakar pohon pinus,” ujar Widiaminto.

Selain menghadapi ancaman pohon tumbang, petugas juga mewaspadai kobaran api yang mulai mendekati permukiman warga di Desa Sumbersari, Kecamatan Sine.

Petugas membuat ilaran atau sekat bakar di sepanjang area yang berbatasan dengan permukiman. Upaya tersebut dilakukan untuk memperlambat penjalaran api sekaligus mengantisipasi kobaran mendekati rumah warga.

Petugas gabungan masih melakukan pemadaman dan pengendalian api dari lokasi yang dinilai aman. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.