Logo

Pekerja Pabrik Kertas PT Mega Surya Eratama Ditemukan Tewas, Diduga Terlindas Alat Berat

Reporter:,Editor:

Sabtu, 09 July 2022 03:40 UTC

Pekerja Pabrik Kertas PT Mega Surya Eratama Ditemukan Tewas, Diduga Terlindas Alat Berat

Polisi dan tim identifikasi saat melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban di Pabrik Kertas PT Mega Surya Eratama, Sabtu 9 Juli 2022. Foto: Karin

JATIMNET.COM, Mojokerto - Widarto, 50 tahun, seorang pekerja di PT Mega Surya Eratama Dusun/Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto ditemukan dengan kondisi sudah meninggal. Diduga ia meninggal karena akibat terlindas alat berat. 

Informasi didapat, korban terdata sebagai warga Desa Puhjarak, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri ini ditemukan meregang nyawa di dalam gudang batu bara pabrik kertas pada, Kamis, 7 Juli 2022 sekitar pukul 02.00 WIB.

Sebab, saat itu korban tengah melepas dan melipat terpal truk muatan batu bara yang sedang melakukan bongkar muat di lokasi.

Usai melakukan tugasnya, korban lantas duduk istirahat di lokasi yang dipenuhi tumpukan batu bara hingga truk muatan rampung bongkar muat. Salah seorang pekerja kemudian mengingatkan Ahmad jika ada korban Widarto di lokasi.

Baca Juga: Bersihkan Truk Tangki Limbah Cair, Dua Pekerja Pabrik Tewas

“Kurang tahu pasti kejadiannya jam berapa, mungkin sekitar jam 3 atau 4 pagi-an," ujar Ahmad Syaiful Anam, salah seorang pekerja, Sabtu, 9 Juli 2022.

Hingga sekitar pukul 03.30 WIB, korban masih ada tampak istirahat di tempat yang sama. Padahal saat itu hendak ada truk yang bongkar muat batu bara.

“Ada teman yang teriak supaya saya bangunkan korban buat melanjutkan pekerjaan. Waktu saya mau bangunkan, ternyata korban sudah meninggal," ujarnya.

Saat dibangunkan inilah, baru diketahui korban sudah meninggal dengan luka parah dibagian pinggul kirinya. Disinyalir, korban tewas akibat terlindas alat berat.

Baca Juga: Pabrik Kopra di Mojokerto Terbakar, Pekerja Berhamburan Keluar

Mendapati insiden tersebut, sejumlah pekerja di lokasi lantas melaporkan ke pimpinan mereka untuk diteruskan ke kepolisian. "Kurang tahu pasti karena terlindas atau gimana. Korban ini memang biasa bawa terpal buat istirahat di dalam gudang," ujarnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Ngoro AKP Saiful Hadi membenarkan adanya insiden kecelakaan kerja di pabrik kertas tersebut.

Hanya saja, pihaknya belum bisa memberikan informasi banyak soal penyebab tewasnya salah seorang pekerja tersebut. 

Dibantu Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jasad korban lantas dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek untuk dilakukan visum. 

"Penyebabnya masih dalam penyelidikan. Korban dipastikan mengalami luka dibagian pinggul kirinya," ia memungkasi.