Persebaya Kenakan Seragam Baru di Musim Baru

Baehaqi Almutoif

Jumat, 11 Januari 2019 - 08:59

JATIMNET.COM, Surabaya – Musim kompetisi 2018 telah selesai. Musim baru segera datang. Saatnya bagi klub-klub peserta Liga Indonesia berlomba menyediakan desain terbaik jersey (seragam) menghadapi musim baru. Begitu juga dengan Persebaya.

Pada dua musim terakhir, Liga 2/ 2017 dan Liga 1/ 2018, Persebaya selalu mengenakan jersey dengan warna dasar hijau dan motif croco atau kulit buaya. Desain ini menjadi kostum utama klub berjuluk Green Force, di samping warna putih motif croco serta warna dasar hitam dengan diagonal lebar hijau.

Motif croco ini memang erat dikaitkan dengan julukan Persebaya lainnya, Bajul Ijo. Predator itu telah melekat dan menjadi ciri khas Persebaya. Sedangkan warna hijau, dilansir dari laman resmi klub, sarat akan harmoni (keseimbangan), kesegaran, hingga memberikan efek relaksasi.

Warna kebesaran ini dipercaya selalu memotivasi pemain untuk meraih kemenangan. Sementara warna putih pada jersey kedua atau tandang (away), menggambarkan kesan bersih dan terang. Pemilihan warna ini diharapkan dapat menambah kepercayaan diri bagi para punggawa Persebaya.

BACA JUGA: Persebaya Libur Seminggu Sebelum Laga Di Piala Indonesia

Lantas apakah desain motif croco dan warna hijau serta putih yang sudah bertahan dua musim bakal tetap digunakan di 2019? Manajer Persebaya Surabaya Candra 'Ca' Wahyudi saat dikonfirmasi mengatakan, untuk jersey Liga 1/ 2019 dalam proses desain.

“Belum final,” tegasnya saat dijumpai di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, Kamis 10 Januari 2019.

Pria kelahiran Bojonegoro itu belum mengetahui desain jersey untuk musim depan tetap mengenakan desain yang lama atau berganti.

“Mungkin nanti teman-teman ada pengembangan sendiri,” ujar mantan jurnalis olahraga itu.

Ca, sapaannya mengatakan seragam nanti bukan sekadar motif. Tetapi kenyamanan pemain ketika mengenakan. Dua musim menggunakan kostum produksi sendiri, pihaknya mengklaim sudah memenuhi kriteria kenyamanan.

BACA JUGA: Upaya Persebaya Gaet Pemain Bintang Masih Melayang

Jersey yang dikenakan Persebaya dalam dua musim ini disebut-sebut memiliki material atau bahan yang ringan dan sangat cepat kering. Selain juga dilengkapi dengan sifat anti-ultra violet (UV), anti-odor (bau), dan anti-bacterial.

“Dua musim kami mengenakan produksi sendiri. Tetapi menurut kami (sudah) bagus untuk pemain. Yang penting kenyamanan buat pemain,” ungkap Candra.

Dia pun memberi sinyal akan tetap memakai produksi sendiri dengan motif sama untuk masalah jersey Green Force musim 2019. Khusus terkait desain, Ca mengaku belum ada keputusan.

“Kami masih kaji semua jersey,” tandas Candra.

Baca Juga

loading...