NVIDIA Rilis Gaugan, Software Pengubah Sketsa Jadi Fotorealistik

Nani Mashita

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:05

JATIMNET.COM, Surabaya – NVIDIA merilis software (perangkat lunak) bernama Gaugan dalam GPU Technology Conference (GTC) 2019. Perangkat lunak ini memungkinkan sebuah goresan sederhana bisa diubah menjadi fotorealistik.

Gaugan memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial intellegent) untuk mewujudkan hal tersebut dalam hitungan detik saja. Perangkat lunak ini memiliki tiga alat yaitu wadah cat, pena dan pensil. Cara bekerjanya yaitu pilih serangkaian obyek yang ingin digambar yang ada di bawah layar.

Misalkan ingin menggambar awan, maka tinggal klik tombol cloud. Gambar garis dengan pensil dan perangkat lunak akan menghasilkan gumpalan awan fotorealistik.

Atau ingin menggambar pohon yang mendekati asli, cukup klik tombol tree, lalu gambar garis lurus di layar ditambah bulatan di bagian atasnya. Lalu Gaugan yang menyelesaikan sisanya menjadi sebatang pohon lengkap dengan daun berwarna hijau.

BACA JUGA: NVIDIA Akuisisi Mellanox 6,9 Miliar Dolar

Gaugan juga multimodal. Jika dua pengguna membuat sketsa yang sama dengan pengaturan yang sama, perangkat lunak ini tetap menciptakan hasil yang berbeda.

Untuk mendapatkan hasil waktu nyata, Gaugan harus berjalan pada platform komputasi Tensor. NVIDIA mendemonstrasikan perangkat lunak ini pada platform GPU RDX Titan, yang memungkinkannya menghasilkan hasil secara langsung, dilansir dari www.techcruch.com, Selasa 19 Maret 2019.

Bryan Catanzaro, VP dari Applied Deep Learning Research menyatakan bahwa dengan beberapa modifikasi, Gaugan dapat berjalan di hampir semua platform, termasuk CPU, meskipun hasilnya mungkin membutuhkan beberapa detik untuk ditampilkan.

Catanzaro berharap perangkat lunak ini akan tersedia di AI Playground baru NVIDIA, tetapi mengatakan ada sedikit pekerjaan yang perlu dilakukan perusahaan untuk mewujudkannya. Dia melihat alat seperti ini bisa digunakan dalam membuat video dengan lingkungan yang lebih mendalam.

BACA JUGA: Snapdragon Kenalkan Chipset Terbarunya di Kota Ini

Bahkan dalam demo terbatas ini, perangkat lunak ini telah menarik bagi semua orang mulai dari perancang video game hingga arsitek gamer biasa.

Namun terobosan yang mengagumkan ini segera saja menimbulkan pro kontra. Terutama kekhawatiran perangkat lunak menghasilkan gambar tidak asli untuk tujuan jahat.

Menanggapi hal tersebut, Catanzaro menyepakati hal tersebut dengan menegaskan bahwa isu tersebut lebih besar dari satu proyek dan perusahaannya.

"Kami sangat peduli tentang ini karena kami ingin membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik," katanya, seraya menambahkan bahwa ini adalah masalah kepercayaan alih-alih masalah teknologi.  

Perusahaan tidak memiliki rencana untuk merilisnya secara komersial tetapi dapat segera merilis uji coba publik untuk membiarkan siapa pun menggunakan perangkat lunak.

Baca Juga

loading...