Logo

Nikmatnya Sensasi Pedas Nasi Goreng Asam Sunti Pantura Probolinggo

Pedasnya Hangatkan Malam di Jalur Pantai Utara Jawa
Reporter:,Editor:

Jumat, 17 April 2026 13:31 UTC

Nikmatnya Sensasi Pedas Nasi Goreng Asam Sunti Pantura Probolinggo

‎‎Sajian Nasi Goreng Asam Sunti Pantura Probolinggo yang menggugah selera. Foto: Zulafif

JATIMNET.COM, Probolinggo – Nikmatnya sensasi pedas nasi goreng asam sunti di tepian jalur Pantura, tepatnya di Desa Sukokerto, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta kuliner malam.

Hidangan ini menawarkan cita rasa berbeda dari nasi goreng pada umumnya, dengan perpaduan unik antara nasi, olahan belimbing wuluh (asam sunti), serta daun kari yang menghadirkan aroma khas dan menggugah selera.

Kedai sederhana milik Sugianto ini kerap ramai diserbu pembeli, terutama pada malam hari dan saat musim hujan. Rasa pedas yang dominan dari cabai membuat nasi goreng ini terasa hangat di tubuh, cocok disantap saat udara dingin.

Ditambah lagi, beragam topping seperti bawang goreng, acar timun, ikan teri asin, hingga telur dadar semakin menambah kenikmatan di setiap porsinya.

Faiz Musleh, salah satu penikmat, menyebut nasi goreng asam sunti memiliki keunikan tersendiri yang sulit ditemukan di tempat lain.

“Rasanya beda dengan nasi goreng biasa, pedasnya terasa banget dan bikin hangat. Apalagi dimakan malam hari, cocok sekali,” ujarnya, Jumat, 17 April 2026.

 

Nasi goreng asam sunti memiliki sensasi keunikan rasa yang khas, dibanderol dengan harga yang terjangkau. Foto: Zulafif

 

Sugianto selaku pemilik kedai mengungkapkan, racikan bumbu khas menjadi kunci utama kelezatan menu andalannya tersebut. Ia sengaja tidak menggunakan kecap maupun saus agar rasa asli dari cabai dan asam sunti lebih terasa.

“Pedasnya ini murni dari cabai, bukan dari merica atau saus. Jadi rasanya lebih khas dan berbeda,” kata Sugianto.

Selain itu, penggunaan daun kari juga memberikan sentuhan aroma harum pada nasi goreng buatannya. Dalam satu malam, Sugianto mengaku mampu menjual hingga 50 porsi nasi goreng asam sunti.

Kedai tersebut buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB.

Letaknya yang berada di pinggir jalur Pantura membuat kedai ini tidak hanya dikunjungi warga sekitar, tetapi juga para pengendara dari arah Surabaya menuju Bali maupun sebaliknya yang sengaja mampir untuk mencicipi kuliner unik tersebut.

Dengan harga terjangkau, yakni Rp12 ribu per porsi, nasi goreng asam sunti ini menjadi pilihan favorit bagi siapa saja yang ingin menikmati sajian pedas dengan cita rasa berbeda di Kabupaten Probolinggo.