Logo

Bebek Nyonyor, Padukan Bumbu Nusantra dengan Teknik Memasak ala Peking Duck

Reporter:,Editor:

Sabtu, 04 April 2026 07:00 UTC

Bebek Nyonyor, Padukan Bumbu Nusantra dengan Teknik Memasak ala Peking Duck

Bebek Nyonyor menjadi salah satu hidangan khas Verwood Hotel Surabaya, Sabtu, 4 April 2026. Foto: Januar.

JATIMNET.COM, Surabaya – Hasil olahan daging bebek memiliki daya tarik tersendiri bagi pecinta kuliner. Salah satunya Bebek Nyonyor yang dihadirkan Verwood Hotel Surabaya dalam program sarapan akhir pekan bertajuk sajian khas Nusantara dengan cita rasa lokal.

Kehadiran Bebek Nyonyor mampu memikat para pecinta kuliner yang hadir dalam event tersebut. Perpaduan rasa gurih, segar, dan aroma khas hasil racikan Executive Chef Budi Susanto mampu meningkatkan nafsu makan.

Untuk pengolahannya, Chef Budi menerapkan teknik memasak ala Peking Duck atau Bebek Peking yang merupakan hidangan klasik Tiongkok asal Beijing. Namun, tetap dipadukan dengan karakter bumbu Nusantara yang kuat.

Menurutnya, dengan teknik memasak tersebut membuat tekstur daging bebek menjadi lembut dan lezat seperti halnya Peking Duck.

“Dengan perpaduan sambal rajang khas yang diberi tambahan kecombrang membuat aromanya lebih wangi dan rasanya lebih segar,” ujarnya, Sabtu, 4 April 2026.

BACA: Kriuk di Luar dan Lumer di Dalam, Sensasi Es Krim Goreng Saat Disantap

Dengan racikan bumbu khas Nusantara dan teknik memasak tersebut, Bebek Nyonyor semakin menggugah selera makan.

Apalagi, tekstur daging yang tetap lembut dan berair menjadi nilai tambah yang membuat sajian ini cocok dinikmati sebagai menu sarapan premium akhir pekan.

“Yang kita jaga itu teksturnya. Bebeknya tetap juicy (lezat), tidak kering. Jadi ketika dipadukan dengan sambal rajang dan kecombrang, rasanya lebih keluar dan berlapis,” tambahnya.

Clara, salah seorang pengunjung mengaku senang dengan cita rasa Bebek Nyonyor yang unik. Kelembutan daging bebek serta sambel rajang khas bali membuat cita rasa berbeda. "Enak dan memang rasa sambelnya cukup enak dan pedas. Bikin ketagihan meskipun pedas, jadi nambah terus," ungkapnya.