Nelayan Probolinggo Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

Zulkiflie

Reporter

Zulkiflie

Selasa, 12 Februari 2019 - 20:19

JATIMNET.COM, Probolinggo – Sekretaris Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia wilayah Probolinggo , Zainul Fatoni mengatakan sejumlah nelayan di wilayahnya masih melaut. Kendati cuaca di wilayah Probolinggo dan sekitarnya saat ini dilanda angin kencang yang disertai gelombang tinggi.

Dalam sehari, sekitar 10 sampai 15 nelayan mencari ikan di lautan. Rata-rata nelayan yang tetap melaut yakni para nelayan kapal cantrang, dengan kapasitas 10 hingga 30 GT. Sementara tujuan nelayan berlayar, hanya sebatas di perairan Selat Madura.

“Saat ini cuaca angin di lautan sangat kencang. Namun untuk tinggi gelombang atau ombak sepekan ini masih normal atau di kisaran sekitar satu meter,” jelasnya, Selasa 12 Februari 2019.

Zainul Fatoni menambahkan agar tetap mendapatkan tangkapan ikan di lautan, para nelayan kapal kecil dengan kapasitas mesin 5 GT mengandalkan alat tangkap bubu. Namun demikian, menggunakan alat tangkap ini hasilnya lebih sedikit dari pada memakai jaring cantrang.

BACA JUGA: Kapal Nelayan Probolinggo Tenggelam Di Perairan Madura

Sebab dengan penangkapan ikan menggunakan jaring cantrang lebih variatif hasilnya dibandingkan menggunakan bubu. Jika menggunakan jaring cantrang, ikan yang bisa ditangkap di antaranya jenis ikan dokdok, kakap, kerapu hingga cumi-cumi.

Namun bila menangkap ikan menggunkana alat tangkap bubu, ikan yang diperoleh tergantung dengan jenis dan ukuran bubu yang dipasang di lautan.

“Kami mengingatkan agar nelayan yang tetap melaut, meningkatkan kewaspadaan dan hati-hati. Jika kondisi cuaca mulai memburuk, sebaiknya lekas bersandar di pelabuhan atau daratan terdekat, guna menghindari bahaya,” urainya.

Sebagai informasi, jumlah nelayan di Probolinggo saat ini sekitar empat ribu orang, yang meliputi 1.410 nelayan kapal kecil dan 400 nelayan kapal besar.

Baca Juga

loading...