Logo

Mensos Gus Ipul Apresiasi Perkembangan Sekolah Rakyat di Tuban, Tunjukkan Hasil Menggembirakan

Reporter:,Editor:

Jumat, 06 February 2026 05:00 UTC

Mensos Gus Ipul Apresiasi Perkembangan Sekolah Rakyat di Tuban, Tunjukkan Hasil Menggembirakan

Mensos Gus Ipul saat bersama siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Tuban di Jumat 6 Februari 2026. Foto: Zidni Ilman

JATIMNET.COM, Tuban – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyoroti perkembangan Program Sekolah Rakyat Terintegrasi 18 yang telah berjalan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Program tersebut dinilai menunjukkan progres positif setelah memasuki bulan keempat masa pembelajaran.

Penilaian itu disampaikan Gus Ipul saat melakukan kunjungan kerja di Pendopo Krida Manunggal Tuban, Jumat, 6 Februari 2026. Ia menyebut, pelaksanaan Sekolah Rakyat di Tuban menjadi salah satu contoh yang cukup baik dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Menurut Gus Ipul, Sekolah Rakyat tidak hanya menghadirkan ruang belajar, tetapi juga membangun lingkungan pendidikan yang lebih inklusif. Program ini dirancang untuk memastikan peserta didik tetap mendapatkan layanan pendidikan yang layak, meski berasal dari latar belakang ekonomi terbatas.

Secara nasional, Gus Ipul menjelaskan bahwa Program Sekolah Rakyat saat ini telah berjalan di 166 titik di berbagai daerah. Rinciannya, sebanyak 63 titik mulai beroperasi pada Juli, disusul 37 titik pada Agustus, serta 66 titik lainnya aktif pada akhir September hingga awal Oktober 2025.

BACA: ‎Dari Anime ke Panggung Nasional, Risky Aulia Anak Buruh Cuci Probolinggo Pidato Bahasa Jepang di Depan Presiden

“Totalnya ada lebih dari 15 ribu siswa yang terlibat, dengan dukungan sekitar 2 ribu guru dan 4 ribu tenaga kependidikan,” terang Gus Ipul.

Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Tuban dan jajaran sekolah yang dinilai berperan besar dalam menyukseskan program tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan sekolah menjadi kunci keberhasilan Sekolah Rakyat.

“Saya bangga dan berterima kasih kepada bupati dan kepala sekolah yang sudah memberikan dukungan penuh. Ini pertama kalinya Sekolah Rakyat kita selenggarakan sebagai bagian dari gagasan Presiden Prabowo,” tegasnya.

BACA: Tak Sekadar Sekolah, Gus Ipul Sebut Program Sekolah Rakyat Jadi Miniatur Pengentasan Kemiskinan

Ke depan, pemerintah pusat juga menyiapkan pembangunan sekolah permanen yang mampu menampung hingga seribu siswa, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Pada tahun ini, pembangunan sekolah permanen tersebut telah dimulai di 104 titik di seluruh Indonesia.

Langkah ini diharapkan semakin memperkuat akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.