Rabu, 04 November 2026 05:00 UTC

Ilustrasi: Login tanpa kata sandi. -Dx Gen-AI
JATIMNET.COM - Lupa kata sandi menjadi persoalan yang sering muncul ketika seseorang menggunakan banyak layanan digital. Akun email, media sosial, aplikasi belanja, hingga layanan pekerjaan biasanya memerlukan informasi masuk yang berbeda. Semakin banyak akun dimiliki, semakin sulit pula mengingat seluruh kata sandinya.
Teknologi passkey menawarkan pendekatan berbeda. Pengguna dapat masuk ke akun tertentu melalui sidik jari, pengenalan wajah, atau PIN perangkat tanpa mengetik kata sandi akun. Metode ini mulai digunakan berbagai penyedia layanan digital karena dianggap lebih praktis sekaligus mampu mengurangi sejumlah risiko pencurian kredensial.
Perubahan tersebut berlangsung ketika aktivitas masyarakat semakin bergantung pada internet. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 77,63 persen penduduk Indonesia berusia lima tahun ke atas pernah mengakses internet dalam tiga bulan terakhir pada 2025. Angka ini meningkat dari 72,78 persen pada 2024.
Sementara itu, survei FIDO Alliance pada 2026 terhadap 11.000 konsumen di sepuluh negara menunjukkan 90 persen responden telah mengenal passkey dan 75 persen sudah mengaktifkannya pada sedikitnya satu akun.
Temuan internasional tersebut menggambarkan perkembangan teknologi autentikasi, meskipun tidak dapat langsung dianggap mewakili seluruh pengguna internet Indonesia.
Apa Itu Passkey dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Passkey merupakan metode autentikasi digital yang memungkinkan pengguna masuk ke aplikasi atau situs tanpa memasukkan kata sandi tradisional. Teknologi ini dikembangkan berdasarkan standar autentikasi FIDO dan menggunakan sistem kriptografi kunci publik.
Ketika seseorang membuat passkey, perangkat menghasilkan sepasang kunci digital yang saling berhubungan. Salah satunya disebut kunci publik, sedangkan pasangannya merupakan kunci privat.
Kunci publik disimpan oleh layanan yang digunakan, sementara kunci privat disimpan secara aman pada perangkat atau pengelola kredensial pengguna. Saat proses login berlangsung, sistem memverifikasi bukti kriptografis yang dihasilkan menggunakan kunci privat tersebut.
Pengguna cukup memberikan persetujuan melalui mekanisme keamanan perangkat. Pada telepon pintar, proses ini biasanya menggunakan sidik jari, pengenalan wajah, atau PIN layar.
Data biometrik tidak perlu dikirimkan kepada situs untuk melakukan autentikasi. Sidik jari atau pengenalan wajah berfungsi membuka akses terhadap kunci privat yang dilindungi oleh perangkat.
Perbedaan inilah yang membuat passkey menarik. Sistem tidak lagi bergantung pada rahasia berupa kata sandi yang harus diingat dan diketik berulang kali oleh pengguna.
Mengapa Kata Sandi Mulai Ditinggalkan?
Kata sandi telah digunakan selama puluhan tahun sebagai mekanisme utama untuk melindungi akun digital. Namun, efektivitasnya sangat dipengaruhi kebiasaan pengguna.
Sebagian orang menggunakan kombinasi sederhana agar mudah diingat. Ada pula yang memakai kata sandi sama untuk beberapa akun karena merasa kesulitan mengelola banyak kombinasi berbeda.
Kebiasaan tersebut menimbulkan risiko. Apabila satu layanan mengalami kebocoran data dan kata sandi pengguna berhasil diketahui, akun lain yang menggunakan kombinasi serupa juga dapat terancam.
Laporan FIDO Alliance pada 2025, berdasarkan survei terhadap 1.389 responden di Amerika Serikat, Inggris, China, Korea Selatan, dan Jepang, menunjukkan 36 persen responden melaporkan pernah mengalami kompromi setidaknya satu akun akibat kata sandi yang lemah atau dicuri.
Survei yang sama juga menemukan 48 persen responden pernah membatalkan pembelian daring karena lupa kata sandi. Angka tersebut memperlihatkan bahwa persoalan autentikasi bukan hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi juga kenyamanan pengguna.
Passkey dirancang untuk mengurangi ketergantungan pada kata sandi yang dapat ditebak, digunakan ulang, atau dicuri melalui halaman login palsu.
Meski demikian, penggunaan passkey tidak otomatis menghilangkan seluruh risiko keamanan digital. Penipuan melalui rekayasa sosial, perangkat yang tidak terlindungi, serta penyalahgunaan mekanisme pemulihan akun masih memerlukan perhatian.
Mengapa Passkey Lebih Tahan terhadap Phishing?
Salah satu keunggulan utama passkey adalah ketahanannya terhadap phishing, yaitu upaya penipuan untuk memperoleh informasi autentikasi pengguna melalui penyamaran sebagai layanan resmi.
Pada metode kata sandi, seseorang dapat tertipu memasukkan alamat email dan kata sandinya ke situs palsu yang tampilannya menyerupai layanan asli.
Penipu kemudian berpotensi menggunakan informasi tersebut untuk mencoba mengakses akun korban. Passkey bekerja dengan mekanisme berbeda.
Kredensial terikat pada identitas situs atau aplikasi tempat passkey dibuat. Karena itu, passkey untuk suatu layanan tidak dapat digunakan begitu saja untuk mengautentikasi situs palsu dengan identitas berbeda.
Google menjelaskan bahwa perlindungan tersebut merupakan bagian dari desain protokol passkey. Peramban dan sistem operasi membantu memastikan proses autentikasi berlangsung pada layanan yang sesuai.
Selain itu, server layanan hanya menyimpan kunci publik. Kebocoran kunci publik saja tidak cukup untuk menghasilkan autentikasi yang sah karena penyerang tetap membutuhkan kunci privat.
Perlindungan ini membuat passkey lebih tahan terhadap phishing kredensial dibandingkan kata sandi biasa. Namun, pengguna tetap harus berhati-hati ketika menerima permintaan login yang tidak dikenal, memberikan akses kepada orang lain, atau mengikuti instruksi pemulihan akun dari pihak yang tidak jelas.
Cara Mengaktifkan Passkey pada Akun Digital
Penggunaan passkey biasanya dimulai melalui pengaturan keamanan akun. Pengguna perlu memastikan layanan yang digunakan sudah mendukung metode autentikasi tersebut.
Pada layanan yang menyediakan passkey, pengguna dapat membuka menu pengaturan akun, memilih bagian keamanan, kemudian mencari opsi pembuatan passkey.
Sistem selanjutnya meminta pengguna mengonfirmasi identitas menggunakan metode keamanan yang tersedia pada perangkat. Setelah proses selesai, passkey dapat digunakan untuk login berikutnya.
Beberapa perangkat dan pengelola kredensial mendukung sinkronisasi passkey sehingga pengguna dapat mengakses akun melalui perangkat lain yang terhubung secara aman. Namun, kemampuan ini bergantung pada sistem operasi, layanan penyimpanan kredensial, dan pengaturan masing-masing pengguna.
Tidak semua passkey dapat dipindahkan atau disinkronkan dengan cara yang sama. Sebagian disimpan khusus pada perangkat tertentu, sedangkan sebagian lainnya dapat tersedia melalui pengelola kredensial yang mendukung sinkronisasi.
Karena itu, sebelum mengaktifkan passkey, pengguna sebaiknya memahami pilihan penyimpanan dan mekanisme pemulihan yang disediakan.
Pengguna juga perlu mengaktifkan penguncian layar perangkat, memasang pembaruan keamanan, serta memastikan email atau metode pemulihan akun tetap dapat diakses.
Passkey tidak berarti perangkat boleh dibiarkan tanpa perlindungan. Keamanan perangkat menjadi bagian penting karena perangkat tersebut menyimpan atau menyediakan akses terhadap kredensial digital.
Bagaimana Jika Ponsel Hilang atau Rusak?
Kekhawatiran yang sering muncul adalah kemungkinan kehilangan akses akun ketika telepon pintar yang digunakan untuk menyimpan passkey hilang. Jawabannya bergantung pada jenis passkey dan metode penyimpanannya.
Apabila passkey disinkronkan melalui pengelola kredensial yang mendukung pemulihan, pengguna mungkin dapat mengaksesnya kembali setelah masuk ke akun pengelola tersebut pada perangkat baru dan menyelesaikan verifikasi yang diperlukan.
Sebaliknya, apabila passkey hanya tersimpan pada satu perangkat dan tidak memiliki salinan atau metode autentikasi alternatif, proses pemulihan dapat menjadi lebih sulit.
Penyedia layanan biasanya memiliki mekanisme pemulihan akun, tetapi persyaratannya berbeda-beda. Sebagian mungkin meminta verifikasi identitas tambahan atau menggunakan metode keamanan lain yang telah didaftarkan sebelumnya.
Pengguna sebaiknya memeriksa opsi pemulihan sebelum kehilangan perangkat, bukan setelah masalah terjadi.
Untuk akun penting, penggunaan lebih dari satu metode autentikasi yang aman dapat membantu mengurangi risiko kehilangan akses. Passkey tambahan pada perangkat tepercaya atau kunci keamanan fisik dapat menjadi pilihan apabila layanan mendukungnya.
Langkah tersebut perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Pengguna pribadi yang hanya mengakses beberapa akun mungkin memiliki kebutuhan berbeda dibandingkan pekerja yang mengelola akun organisasi atau informasi penting.
Kehadiran passkey memperlihatkan perubahan cara teknologi mengenali identitas digital. Pengguna tidak lagi harus mengandalkan kemampuan mengingat rangkaian karakter panjang untuk membuktikan kepemilikan akun.
Meski penerapannya belum merata di seluruh layanan, passkey memberikan pilihan autentikasi yang lebih praktis dan tahan terhadap pencurian kata sandi. Manfaatnya akan semakin terasa ketika pengguna memahami cara kerja, penyimpanan, dan pemulihannya.
Pada akhirnya, login tanpa kata sandi bukan berarti mengabaikan keamanan. Teknologi passkey justru mengalihkan perlindungan dari sesuatu yang harus diingat menuju mekanisme kriptografi yang dirancang untuk mengenali pengguna secara lebih aman.
