Senin, 18 May 2026 06:00 UTC

Sejumlah warga saat mengikuti kegiatan pengobatan gratis yang dilaksanakan MDW di Desa Torjunan, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Selasa 18 Mei 2026. Foto: Zainal Abidin
JATIMNET.COM, Sampang - Siang itu, langit di Desa Torjunan, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang cerah. Angin berhembus seperti biasanya.
Puluhan warga terlihat berkumpul di rumah Mat Towi, salah seorang tokoh masyarakat Dusun Berek Sabe, Desa Torjunan.
Di rumah tersebut, warga tidak sedang mengantre untuk mengambil bantuan sembako atau Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).
Warga rela meninggalkan aktivitas sehari-hari demi untuk bisa mengikuti pengobatan gratis yang digagas oleh Madura Development Watch (MDW) Sampang.
Kegiatan pengobatan gratis ini merupakan hasil kolaborasi MDW Sampang dengan beberapa pihak lain.
Mulai dari Komunitas Therapy Ramuan Banyu Urip Indonesia, Dewan Pimpinan Cabang Perkumpulan Para Pemijat Penyehatan Indonesia (DPC P-AP3I) Pijat Kretek Madura, dan Klinik Pratama Jasmine yang dipimpin dr Indri.
Dalam kegiatan itu, masyarakat mendapatkan layanan penanganan berbagai keluhan kesehatan. Di antaranya gangguan saraf, kolesterol, epilepsi (ayan), asam lambung, stroke, trauma, stres, hingga sejumlah keluhan kesehatan lain yang umum dialami warga.
Ketua panitia Siti Urrifa, menuturkan bahwa kegiatan pengobatan gratis ini merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat.
Terutama, bagi mereka yang membutuhkan akses layanan kesehatan alternatif yang masih banyak diminati masyarakat di pedesaan.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan layanan pengobatan gratis. Namun, juga menjadi wujud kepedulian sosial kami dalam menghadirkan akses kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat.
"Masih banyak warga yang kesulitan menjangkau layanan medis formal, sehingga pengobatan tradisional menjadi salah satu alternatif yang terus kami dorong agar tetap berkembang,” tuturnya, Senin, 18 Mei 2026.
Urrifa menambahkan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan dengan dukungan berbagai pihak.
Menurutnya, kolaborasi lintas komunitas serta tenaga terapi menjadi kunci dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan berbasis tradisi. Hal ini sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Sementara itu, Desnan, warga Desa Torjunan mengaku senang dengan adanya kegiatan pengobatan gratis tersebut. Ia menilai layanan pengobatan gratis itu sangat membantu masyarakat, terutama warga kurang mampu.
“Atas nama warga Desa Torjunan, kami mengucapkan terima kasih kepada MDW Sampang. Pengobatan gratis ini sangat membantu kami. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk membantu masyarakat kurang mampu,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah Sampang dan sekitarnya.
