JATIMNET.COM, Surabaya – Mantan finalis Putri Indonesia Mulia diperiksa penyidik di ruang Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim terkait prostitusi daring, Jumat 8 Febuari 2019. Ia diperiksa selama tujuh jam terkait keterlibatannya dalam bisnis ini.

"Saya tidak mengenal muncikari itu semua, jadi saya tidak terlibat dalam kasus itu," kata Maulia, Jumat 8 Februari 2019.

Maulia diperiksa sekitar pukul 10.30 WIB dan baru keluar dari ruang penyidik sekitar penyidik pukul 17.30 WIB. Dalam pemeriksaan tersebut, Maulia dicecar sebanyak 30 pertanyaan. Ia menjelaskan bahwa para muncikari mendapatkan foto-foto dirinya yang diunggah tahun 2012 hingga 2017 melalui internet.

BACA JUGA: Dicatut Dalam Kasus Prostitusi Daring, Maulia Lestari Sambangi Polda

"Foto-foto lama kayaknya dapat dari google karena Instagram saya tidak ada. Gak dipertemukan dengan video. Foto-foto saja," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maulia juga meminta maaf kepada yayasan yang membesarkan namanya sehingga jadi publik figur hingga saat ini. Dirinya sempat marah lantaran namanya terseret dalam kasus prostitusi daring jaringan artis. "Ya marah sih, karena ada foto saya bagaimana ceritanya kok saya terlibat," katanya.

BACA JUGA: Begini Alur Bisnis Prostitusi Online

Nama Maulia Lestari diduga masuk dalam artis dan model yang terlibat prostitusi daring bersama Fatya Ginanjarsari mantan Finalis Puteri Indonesia tahun 2017. Fatya lebih dulu mendatangi Mapolda Jatim Kamis, 17 Januari 2019.

Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyebut ada 45 artis dan 100 model yang terlibat kasus prostitusi daring yang dikendalikan empat muncikari. Diketahui, ada enam artis yang telah disebutkan namanya yakni Maulia Lestari, Riri Febrianti, Aldira Chena, Fatya Ginanjarsari, Baby Shu hingga Tiara Permata Sari.

Selain itu, Luki juga memaparkan inisial beberapa artis yang terlibat. Total, ada 21 nama lain yang diungkapnya.