Madura dan Tapal Kuda Jadi Perhatian Khusus Bawaslu Jatim

Baehaqi Almutoif

Selasa, 16 April 2019 - 09:40

JATIMNET.COM, Surabaya - Wilayah Madura dan kawasan Tapal Kuda masih jadi perhatian khusus Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan kepolisian di Pemilu 2019 yang dilaksanakan Rabu 17 April. Kedua instansi ini bahkan memberi atensinya di pulau garam.

Perhatian Bawaslu dan Kepolisian di wilayah Madura bukan tanpa alasan. Setidaknya ada beberapa alasan seperti kasus Pilkada Sampang 2018 lalu yang harus diulang serta keputusan Makamah Konstitusi (MK) terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) tidak valid dan tidak logis.

MK memutuskan DPT yang digunakan tidak bersumber dari Kemendagri. Melainkan dari DPT pemilu 2014. Padahal berdasarkan DAK2 Semester I Tahun 2017 per 30 Juni 2017 berjumlah 844.872, sedangkan DPT sebanyak 803.499. Ini berarti 95 persen penduduk berusia dewasa.

BACA JUGA: Bawaslu Surabaya Bentuk Tim Saber Politik Uang

"Kami tetapkan beberapa wilayah untuk dipantau terus, kita sudah koordinasikan terus dengan pihak kepolisian," ujar Komisioner Bidang Pengawasan Bawaslu Jawa Timur Aang Kunaifi dikonfirmasi, Selasa 16 April 2019.

Selain Madura, lanjut Aang, perhatian khusus juga dilakukan di wilayah kultur Tapal Kuda, Pasuruan, Bondowoso, Situbondo, dan Probolinggo. Pihaknya mengaku telah melakukan kordinasi dengan kepolisian untuk wilayah tersebut.

"Iya, masih Madura dan Tapal Kuda. Beberapa daerah memang jadi perhatian kita," ungkap Aang.

BACA JUGA: Bawaslu Terima Seribuan Laporan Pelanggaran Pemilu Melalui Medsos

Sementara itu Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan dijadwalkan hari ini mengecek langsung ke Sampang bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Menurut informasi yang diterima, selain Sampang, keduanya juga dijadwalkan mengecek kesiapan di Pacitan dan Blitar.

Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengakui ada prioritas pengawasan di sejumlah daerah. Di antaranya wilayah yang rawan konflik saat pemilu di antaranya Ngawi (Mataraman), Jember (Tapal Kuda), Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep (Madura).

“Pengiriman pasukan ini setelah beberapa polres meminta bantuan pasukan untuk pengamanan. Pengiriman ini kami sesuaikan dengan tingkat kerawanan pada Pemilu 2019,” kata Luki Hermawan selepas apel pasukan, Senin 15 April 2019.

Baca Juga

loading...