Rabu, 22 July 2026 09:08 UTC

Capaian kinerja KIM Lumajang dibandingkan KIM di daerah lain. Istimewa
JATIMNET.COM, Lumajang – Kabupaten Lumajang mencatatkan prestasi membanggakan di bidang komunikasi publik. Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di daerah ini menjadi yang paling produktif di Jawa Timur setelah menyumbang 7.210 berita terverifikasi sepanjang Januari hingga Juni 2026.
Berdasarkan data resmi, jumlah tersebut setara dengan sekitar 72 persen dari total 10.011 berita yang lolos proses verifikasi di seluruh Jawa Timur selama periode tersebut. Produktivitas KIM Lumajang juga terjaga secara konsisten setiap bulan dengan kontribusi berkisar antara 66,9 persen hingga 76,9 persen.
Capaian tersebut menunjukkan keberhasilan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, bukan sekadar peningkatan jumlah konten dalam waktu singkat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lumajang, Mustaqim, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil penguatan kapasitas masyarakat dalam mengelola informasi secara bertanggung jawab.
"Kami tidak mengejar jumlah semata. Fokus kami adalah melatih kemampuan menulis, memperkuat kebenaran informasi, dan membangun semangat warga agar berani menyuarakan potensi serta permasalahan desanya sendiri," ujarnya.
Menurut Mustaqim, KIM di berbagai desa kini berperan lebih luas daripada sekadar menjadi wadah berbagi informasi. Anggota KIM aktif mendokumentasikan berbagai potensi daerah, mulai dari keberhasilan sektor pertanian, destinasi wisata, pelayanan publik, hingga persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat.
Berbagai informasi tersebut ditulis langsung oleh warga sehingga mampu menjadi media komunikasi yang dekat dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Keberhasilan KIM Lumajang tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah. Diskominfo Lumajang secara rutin menyelenggarakan pelatihan jurnalistik dasar, bimbingan teknis verifikasi fakta, serta menyediakan berbagai fasilitas pendukung bagi pengurus KIM, termasuk di wilayah pedesaan.
"Kami ingin setiap sudut Lumajang punya suara yang didengar, dan setiap warga bisa menjadi penyampai informasi yang bertanggung jawab," tambah Mustaqim.
Salah seorang perwakilan pengurus KIM Desa Sukodadi mengaku pelatihan yang diberikan pemerintah daerah berhasil meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri para anggota dalam menulis berita.
"Dulu kamu ragu untuk menulis, tapi sekarang kami sudah percaya diri. Lewat berita kami, jalan desa yang rusak cepat diperbaiki, dan produk kerajinan warga kini dikenal hingga luar daerah," tuturnya.
Prestasi tersebut juga mendapat apresiasi dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur. Lumajang dinilai mampu menjadi contoh bagi kabupaten dan kota lain dalam mengembangkan partisipasi masyarakat melalui KIM.
"Lumajang telah membuktikan bahwa warga desa mampu menjadi garda terdepan penyebar informasi yang benar, sekaligus menggerakkan kemajuan daerah," apresiasi perwakilan provinsi.
Pemerintah Kabupaten Lumajang menyatakan akan terus memperkuat kapasitas KIM melalui berbagai program pembinaan agar keberadaannya semakin memberikan manfaat bagi pembangunan desa, penyebaran informasi yang kredibel, serta penguatan partisipasi masyarakat.
