Logo

Kunci Dirusak Tapi Mesin Tetap Mati, Curanmor di Probolinggo Gagal

Reporter:,Editor:

Minggu, 12 April 2026 01:30 UTC

Kunci Dirusak Tapi Mesin Tetap Mati, Curanmor di Probolinggo Gagal

Aksi pelaku pencurian sepeda motor yang gagal melakukan aksinya terekam kamera pengawas atau CCTV di teras rumah warga Desa Tongas Wetan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Foto/Zulafif.

JATIMNET.COM, Probolinggo – Satu unit sepeda motor nyaris hilang digasak maling di Desa Tongas Wetan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Kamis, 9 April 2026.

Untung saja, aksi percobaan pencurian itu gagal. Terduga pelaku tidak berhasil menghidupkan mesin motor yang  terparkir di depan rumah Mohammad Sodiq, 55 tahun, warga Desa Tongas Wetan.

‎“Itu motor temannya anak saya yang sedang silaturahmi ke sini (rumah). Untungnya tidak sampai hilang,” ujar Sodiq, Minggu, 12 April 2026.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV, percobaan pencurian itu dilakukan oleh dua orang. Mereka yang mengendarai sepeda motor matic berwarna merah tiba-tiba berhenti di sekitar tempat kejadian perkara.

BACA: Terekam CCTV, Maling Motor Beraksi Santai di Masjid Probolinggo saat Korban Tertidur

Seorang di antaranya turun dari sepeda motor. Terduga pelaku dengan mengenakan kaus putih dan sarung yang nampak berjalan pincang ini mondar-mandir di sekitar lokasi.

Setelah kondisi dinilai aman, ia mendekati sepeda motor yang diincar. Bagian kunci kendaraan milik tamu yang bersilaturahmi pascalebaran terlihat dirusak.

Upaya itu tak membuahkan hasil. Mesin sepeda motor yang hendak dicuri gagal dihidupkan. Eksekutor pencurian akhirnya meninggalkan lokasi. Lantas, menghampiri seorang rekannya yang menunggu di atas motor dan kabur.

‎‎“Pelaku sempat merusak kunci motor, tapi tidak bisa menyalakan mesinnya. Mungkin panik juga karena situasi sekitar,” ungkap Sodiq.

BACA: Polisi Probolinggo Ringkus Pelaku Curanmor Bermotif Asmara Sesama Jenis

Dengan kejadian itu, ia berharap agar aparat kepolisian mengintensifkan patroli di lingkungan permukiman warga.

Sebab, kasus pencurian sepeda motor semakin marak pascalebaran. Tren ini membuat warga khawatir terhadap keamanan kendaraannya.

“Sekarang ini kejadian seperti ini mulai sering. Kami berharap ada patroli rutin supaya kampung lebih aman,” pungkasnya.