Selasa, 29 September 2026 08:52 UTC

KONI Jatim dan dan PB Porprov melakukan cek lokasi venue Porprov 2027 di Kota Surabaya, Selasa, 29 September 2026. Foto: Januar
JATIMNET.COM, Surabaya – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur mulai mematangkan persiapan venue pertandingan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2027 yang akan berlangsung di Kota Surabaya.
KONI Jatim bersama Panitia Besar (PB) Porprov Jatim melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi yang disiapkan sebagai venue pertandingan. Peninjauan tersebut mencakup venue untuk 69 cabang olahraga (cabor).
Proses pengecekan berlangsung mulai 28 September hingga 7 Oktober 2026. KONI Jatim melibatkan Technical Delegate (TD) dari setiap cabor untuk memastikan lokasi yang disiapkan memenuhi kebutuhan teknis pertandingan.
Ketua Bidang Pertandingan PB Porprov Jatim Jeffry Tagore mengatakan, keterlibatan TD penting karena masing-masing memiliki pemahaman mengenai kebutuhan teknis di cabang olahraga yang ditanganinya.
"Para TD ini kami ajak langsung untuk mengecek venue yang sebelumnya sudah disiapkan KONI Jatim. Jadi, bukan hanya melihat gedungnya, tetapi juga memastikan fasilitasnya sesuai dengan kebutuhan pertandingan," kata Jeffry, Selasa, 29 September 2026.
BACA: Suwandi Firdaus Kembali Pimpin Kickboxing Kabupaten Mojokerto
Menurut Jeffry, pengecekan langsung memungkinkan panitia menemukan sejak awal berbagai fasilitas yang belum memenuhi standar pertandingan. Panitia juga dapat mengetahui kebutuhan tambahan yang harus dipenuhi sebelum Porprov berlangsung.
Tim peninjau mengecek sejumlah aspek di setiap venue, mulai dari kondisi lantai, kelayakan gedung hingga fasilitas penunjang pertandingan.
Jeffry mencontohkan pengecekan venue untuk cabang olahraga barongsai. Gedung yang disiapkan dinilai sudah memenuhi kebutuhan, tetapi kondisi lantainya masih terlalu licin sehingga TD belum memberikan konfirmasi akhir.
"Namun, ada beberapa cabor yang belum confirm, contohnya barongsai. Secara gedung oke, tetapi lantai masih terlalu licin. Mereka masih melihat opsi yang lain," ujarnya.
KONI Jatim akan menginventarisasi seluruh temuan selama proses peninjauan. Panitia kemudian menggunakan data tersebut untuk menentukan venue yang sesuai bagi masing-masing cabor.
BACA: Bernardo Tavares Ingatkan Persebaya soal Kekalahan dari PSIM di GBT
Jika ada venue yang belum memenuhi kebutuhan teknis, KONI Jatim akan berkoordinasi untuk mencari lokasi alternatif yang lebih representatif.
"Ini kita kumpulkan datanya. Paling tidak dalam minggu depan kita sudah punya gambaran untuk semua cabang olahraga dan sudah harus ada plotting-nya," katanya.
Hasil pemetaan venue juga akan menjadi salah satu dasar penyusunan jadwal pertandingan Porprov Jatim 2027. Panitia perlu mengatur penggunaan venue sejak awal karena satu lokasi berpotensi menjadi tempat pertandingan lebih dari satu cabor.
BACA: Serba Hitam, Warga Madiun Ramaikan Run Icon Run 5K
Panitia juga akan memetakan kebutuhan setiap cabor secara lebih rinci. Langkah tersebut diperlukan agar fasilitas yang harus tersedia di masing-masing venue dapat disiapkan sebelum pertandingan berlangsung.
"Kita inginnya Porprov kali ini, apalagi Surabaya sebagai tuan rumah, betul-betul siap. Jadi, dari jauh-jauh hari peserta itu sudah tahu di mana lokasi pertandingan dan nantinya kita akan kejar untuk nomor pertandingannya," katanya.
Peninjauan venue akan berlangsung hingga 7 Oktober 2026. Setelah seluruh proses selesai, hasil pemetaan akan menjadi bagian dari persiapan teknis Kota Surabaya sebagai tuan rumah Porprov Jatim 2027.
