Logo

Kerja Tak Lagi Harus di Kantor, Hotel Mulai Jadi Ruang Produktif

Reporter:,Editor:

Selasa, 22 September 2026 06:30 UTC

Kerja Tak Lagi Harus di Kantor, Hotel Mulai Jadi Ruang Produktif

Salah satu pekerja melakukan work from hotel (WFH) di Crown Prince Hotel Surabaya, Selasa, 22 September 2026. Foto: Januar.

JATIMNET.COM, Surabaya – Laptop terbuka, secangkir kopi di meja, dan suasana yang tak seramai kantor. Bagi sebagian pekerja dan mahasiswa, bekerja kini tak lagi harus dilakukan di balik meja kantor.

Hotel mulai dilirik sebagai salah satu ruang alternatif untuk menyelesaikan pekerjaan, menggelar pertemuan informal maupun sekadar mencari suasana baru agar tetap produktif.

Fenomena Work From Hotel (WFH) menjadi salah satu gambaran perubahan tersebut. Sejumlah hotel mulai membuka area publiknya bagi masyarakat yang ingin bekerja tanpa harus menginap.

Public Relations Crown Prince Hotel Surabaya Theo mengatakan perubahan pola kerja membuat kebutuhan terhadap ruang yang fleksibel ikut meningkat.

“Jikalau terdapat tamu yang hadir setiap hari, kami dengan senang hati untuk menyambut,” ujarnya, Selasa, 22 September 2026.

Menurut dia, masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah area hotel sesuai kebutuhan. Ada yang memilih ruang dengan suasana lebih tenang, sementara lainnya mencari tempat yang memungkinkan bekerja sambil menikmati suasana kota.

Food & Beverage Manager Crown Prince Hotel Surabaya Didik Irwanto mengatakan bekerja saat ini tidak selalu identik dengan suasana formal.

“Saat ini bekerja harus efektif dan ada selingan. Kami melihat adanya kebutuhan terhadap ruang yang nyaman, memiliki fasilitas yang mendukung produktivitas dan banyak pilihannya, tetapi tetap memberikan pengalaman yang berbeda dari ruang kerja konvensional,” katanya.

Pilihan ruang kerja yang semakin beragam juga membuat batas antara tempat bekerja dan ruang bersantai menjadi lebih cair. Kafe yang sebelumnya menjadi pilihan populer kini mendapat alternatif dari ruang hotel, lounge maupun restoran.

Zul, mahasiswa di Surabaya sekaligus pengguna program Work From Hotel, merasakan perbedaan tersebut. Menurut dia, suasana bekerja di hotel memberikan pengalaman berbeda dibandingkan kafe.

“Biasanya jika di kafe berbudaya self service, sedangkan di Crown Prince Hotel kami dilayani selayaknya tamu hotel yang menginap, padahal enggak menginap,” katanya.

Fenomena ini tidak lepas dari perubahan cara masyarakat menjalankan aktivitas kerja. Bekerja jarak jauh membuat seseorang tidak selalu membutuhkan ruang kantor tetap selama tersedia koneksi internet dan tempat yang mendukung produktivitas.

Berdasarkan Microsoft Work Trend Index 2021, sebanyak 83 persen pekerja di Indonesia yang disurvei menginginkan opsi kerja jarak jauh yang fleksibel tetap tersedia.

Perubahan tersebut pada akhirnya ikut mengubah cara orang memandang ruang. Rumah, kantor, kafe, perpustakaan hingga hotel dapat menjadi bagian dari pilihan tempat bekerja, tergantung kebutuhan dan aktivitas yang dilakukan.

Bagi sebagian orang, berpindah tempat bukan sekadar mencari lokasi kerja. Suasana baru juga menjadi cara untuk menjaga produktivitas sekaligus memberi jeda dari rutinitas kantor maupun rumah.