Sabtu, 17 January 2026 08:30 UTC

Satu rangkaian kereta api sedang menlintas di jalur yang tergenang air di antara Stasiun Pekalongan-Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Satu, 17 Januari 2026. Foto: PT KAI
JATIMNET.COM, Madiun – PT Kereta Api Indonesia Daeah Operasi (KAI Daop) 7 Madiun memastikan bahwa genangan banjir di jalur kereta antara Stasiun Pekalongan – Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tidak tidak berdampak pada perjalanan kereta dari wilayah Daop Madiun, Sabtu, 17 Januari 2026.
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Jawa Timur Tohari mengatakan bahwa seluruh kereta api jarak jauh (KAJJ) dari wilayah tersebut menuju Jakarta berangkat tepat waktu atau sesuai jadwal.
Kereta api keberangkatan Daop 7 Madiun yang melintas Sragi-Pekalongan itu meliputi, Brantas dengan rute Blitar-Pasar Senen dipastikan berangkat tepat waktu, yakni pada pukul 12.55 WIB.
BACA: Batalkan Perjalanan Kereta Akibat Banjir Semarang, Pelanggan Terima Refund dari PT KAI
Kereta lain yang juga berangkat tepat waktu meliputi Matarmaja relasi Malang - Pasar Senen. Kemudian, Kereta Majapahit relasi Malang - Pasar Senen dan Kereta Brawijaya relasi Malang -Gambir direncanakan berangkat tepat waktu.
Kendati demikian, pihak PT KAI Daop 7 Madiun melakukan pemantauan secara intensif tentang kondisi terbaru genangan air yang menutupi jalur kereta di sekitar Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi.
“KAI terus melakukan pemantauan intensif kondisi jalur dan perjalanan KA guna memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan tetap terjaga,” ujar Tohari, Manager Humas KAI Daop 7 Madiun.
Jalur kereta api antara Stasiun Pekalongan dan Sragi disebut tak bisa dilewati akibat tergenang banjir yang melanda wilayah tersebut sejak Sabtu dini hari. Genangan air diketahui sudah mencapai batas kepala rel dan ketinggian pada beberapa titik sudah mencapai 10 sentimeter di atas rel.
