Rabu, 08 July 2026 13:30 UTC

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memperhatikan lukisan karya jurnalis dalam pameran bertajuk “Merekam Realitas, Merawat Budaya” di Sunrise Mall, Rabu, 8 Juli 2026. Foto: Wanto.
JATIMNET.COM, Mojokerto – Puluhan karya lukisan dan fotografi hasil kreativitas jurnalis Mojokerto Raya dipamerkan dalam ajang bertajuk “Merekam Realita, Merawat Budaya” di Sunrise Mall Mojokerto, Rabu, 8 Juli 2026.
Pameran perdana yang digagas Media Center Ruang Jurnalis Mojokerto (MCRJM) itu menjadi ruang bagi insan pers untuk menampilkan sisi lain profesinya melalui karya seni visual.
Lebih dari 29 lukisan, foto dipamerkan kepada warga dalam event itu. Beragam karya itu merekam kehidupan sosial, budaya, hingga dinamika keseharian yang selama ini menjadi bagian dari kerja jurnalistik.
Koordinator MCRJM Muhammad Syafiuddin mengatakan pameran tersebut merupakan inisiatif jurnalis Mojokerto lintas platform media.
Tujuannya, menunjukkan bahwa profesi jurnalis tidak hanya menghasilkan karya berita. Namun, juga karya seni yang memiliki nilai dokumentasi, edukasi, dan pelestarian budaya.
Kreativitas para jurnalis itu mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Pameran diresmikan oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Wakil Wali Kota Mojokerto serta Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra didampingi Wakil Bupati Mojokerto.
Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim menilai kehadiran dua kepala daerah beserta wakilnya menjadi bentuk dukungan terhadap kreativitas insan pers.
"Ini menjadi penghormatan yang luar biasa bagi rekan-rekan jurnalis. Kehadiran dua kepala daerah beserta wakilnya menunjukkan bahwa pemerintah memberikan ruang dan perhatian terhadap karya jurnalistik serta pelestarian budaya melalui fotografi dan seni lukis," katanya.
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra mengapresiasi karya-karya yang ditampilkan karena tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga menyimpan sejarah, pesan, dan nilai edukasi.
"Saya sangat mengapresiasi pameran ini karena karya-karya yang ditampilkan memiliki makna dan pesan yang kuat. Seni visual bukan hanya untuk dinikmati, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari berharap pameran serupa dapat terus berkembang sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat.
"Setiap foto dan lukisan memiliki cerita, pesan, serta nilai positif yang dapat menginspirasi masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat," tuturnya.
Pameran yang berlangsung hingga 31 Agustus 2026 tersebut juga mendapat dukungan berbagai media lokal, nasional, hingga internasional.
Selain menjadi ruang apresiasi seni, pameran ini diharapkan semakin mendekatkan masyarakat dengan karya-karya visual yang lahir dari sudut pandang para jurnalis saat merekam berbagai peristiwa di Mojokerto.
