JATIMNET.COM, Denver – Denver Nuggets terus menunjukkan keperkasaannya di wilayah barat dengan mengokohkan posisi di urutan teratas usai menjungkalkan Boston Celtic, 115-107.

Adalah Jamal Murray yang menjadi bintang kemenangan Denver Nuggets dengan mengumpulkan 48 poin di laga yang berlangsung di Pepsi Center, Senin 5 November 2018 waktu setempat, atau Selasa pagi 6 November 2018 WIB. Dikutip dari Yahoo Sport, poin yang dikumpulkan Murray merupakan angka tertingginya sepanjang karir pemain yang dilahirkan di Ontario, Kanada 21 tahun silam.

Tanda-tanda Celtic bakal menang mudah terlihat saat memimpin 10-2 berkat penampilan apik Al Horford dan Jaylen Brown di awal laga. Bahkan empat menit jelang kuarter pertama berakhir, Boston sudah unggul 27-14.

Namun aksi Jamal Murray membuat Celtic kesulitan menghentikan aksi bintang muda yang langsung mengoleksi 14 poin. Bahkan di kuarter kedua, aksi Murray membuat kubu Celtic harus pontang-panting menghentikan sumbangna poinnya. Sebab guard berusia 21 tahun itu mampu mengantar timnya leading 7-0 di awal laga kuarter kedua.

Duelnya dengan guard Celtic, Kyle Irving tidak membuat Murray gentar. Bahkan Murray sanggup menjawab tantangan Irving dengan field goal (FG) yang lebih cemerlang.

Irving mengumpulkan 16 poin dengan FG  7/9, sedangkan Murray menjawabnya dengan 23 poin sekaligus FG 10/14. Meskipun pada first half ini Celtic menutupnya dengan kemenangan 56-54.

Dikutip dari celticblog, duel dua guard terbaik NBA ini berlanjut hingga penghujung pertandingan, di mana Murray unggul dengan koleksi 48 poin, sembilan rebound, dan FG 19/30. Adapun Irving menyumbang 31 poin, delapan rebound, dan field goal yang lebih apik, FG 13/17.

Meski menderita kekalahan, Celtic mampu memainkan peran lebih merata dari lima roster utama yang diturunkan pelatih Brad Stevens, dibanding lawannya yang lebih banyak bertumpu pada Murray. Selain Irving, Jayson Tatum, Jaylon Brown, dan Al Horford mampu menjadi peran sentral Celtic sebagai mesin poin.