Kasus dugaan ujaran kebencian

Jalani Sidang Perdana, Ahmad Dhani Pakai Kaos Tahanan Politik

Bruriy Susanto

Kamis, 7 Februari 2019 - 10:40

JATIMNET.COM, Surabaya - Kasus dugaan ujaran kebencian dengan tersangka Ahmad Dhani Prasetyo , mulai digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis 7 Februari 2019. Sidang yang digelar di ruang Cakra PN Surabaya dijaga ratusan aparat kepolisian dan dua water canon disiagakan.

Waktu tiba di pengadilan, Dhani panggilan akrabnya itu tidak langsung di ruang sidang. Dia dibawa masuk ke ruang jaksa dengan didampingi tim kuasa hukum dan beberapa simpatisannya.

Baru sekitar pukul 09.20 WIB, pentolan Dewa 19 itu masuk ke ruang sidang Cakra dengan menggunakan T-shirt warna gelap bertuliskan "Tahanan Politik" dengan blangkon di kepala.

"Dengan ini sidang dinyatakan dimulai dan terbuka untuk umum," kata Ketua Majelis Hakim R Anton Wiyono, Kamis 7 Februari 2019

BACA JUGA: Dul Gantikan Dhani Pada Konser Dewa 19 di Malaysia

Mendengar ucapan hakim, Dhani kemudian duduk di kursi terdakwa dengan agenda pembacaanm surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Surabaya.

Ada empat jaksa hadir dalam sidang, terdiri dari Jaksa Kejaksaan Tinggi Jatim dan Kejari Surabaya. Dalam dakwaan, Dhani didakwa dengan Pasal 45 ayat (3) Juncto Pasal 25 ayat (3) UU ITE.

Sekadar diketahui, Ahmad Dhani Prasetyo dilaporkan oleh Koalisi Bela NKRI ke Polda Jatim terkait kasus ujaran kebencian. Videonya yang melontarkan ucapan 'idiot' kepada kelompok massa yang kontra #2019GantiPresiden itu menjadi viral di media sosial. Suami Mulan Jamela ini dijerat dengan Undang-Undang ITE.

Saat itu, politikus Partai Gerindra tersebut tertahan di hotel karena massa penolak deklarasi #2019GantiPresiden menggelar aksi penghadangan di depan hotel. Akibatnya, Dhani tidak bisa bergabung dengan massa deklarasi #2019GantiPresiden di Tugu Pahlawan.

Baca Juga

loading...