Selasa, 17 March 2026 08:24 UTC

Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution bersama Dinas Koprindag Gresik melakukan sidak ke pasar Gresik, guna memastikan ketersediaan Sembako aman jelang Idulfitri. Foto: Humas Polres Gresik.
JATIMNET.COM, Gresik – Harga cabai di Kabupaten Gresik melonjak tajam menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Dalam hasil inspeksi mendadak (sidak), harga cabai rawit bahkan menembus Rp90 ribu per kilogram.
Kenaikan ini terungkap saat Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution memimpin sidak bersama Dinas Koperindag, Satgas Pangan, Satpol PP, dan instansi terkait di sejumlah titik, seperti Pasar Baru Gresik, ritel modern, hingga Rumah Potong Hewan (RPH).
Selain cabai, harga bawang juga mengalami kenaikan. Kondisi ini dipicu cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan yang berdampak langsung pada hasil panen petani.
Meski harga beberapa komoditas naik, pemerintah memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman hingga Lebaran.
BACA: Pasokan dan Harga Bapokting di Mojokerto Dipastikan Aman
Kepala Dinas Koperindag Gresik, Darmawan, menyebut harga masih dalam batas wajar dan belum melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Stok mencukupi dan pasokan lancar, sehingga kebutuhan masyarakat selama Lebaran aman,” ujarnya, Selasa, 17 Maret 2026.
Kapolres Gresik mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan. Ia juga menegaskan pedagang harus tetap mematuhi ketentuan HET untuk menjaga stabilitas harga di pasaran.
BACA: Perang Lawan Narkoba! Residivis Pengedar 51 Gram Sabu Dibekuk Polres Gresik
Di sisi lain, ketersediaan daging sapi dan unggas di Rumah Potong Hewan dipastikan aman. Petugas telah menyiagakan tenaga pemotong untuk mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang Lebaran.
Berdasarkan hasil pemantauan, harga rata-rata bahan pokok di Gresik antara lain beras premium Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp12.600 per kilogram, cabai rawit Rp90.000 per kilogram, bawang merah Rp35.000 per kilogram, telur ayam Rp29.000 per kilogram, daging ayam Rp44.000 per kilogram, dan daging sapi Rp113.000 per kilogram.
