Logo

Gus Kikin Pulang ke Tebuireng, Disambut Ribuan Santri dengan Salawat

Terkejut dengan Sambutan, Mengaku Amanah Berat sebagai Ketum PBNU
Reporter:,Editor:

Senin, 31 August 2026 11:52 UTC

Gus Kikin Pulang ke Tebuireng, Disambut Ribuan Santri dengan Salawat

KH Abdul Hakim atau Gus Kikin saat tiba di Pondok Pesantren (PP) Tebuireng, Jombang, usai terpilih sebagai Ketua Umum PBNU dalam Muktamar yang digelar di PP Bahrul Ulum, Tambakberas. Foto: Humas PP Tebuireng

JATIMNET.COM, Jombang – Ribuan santri Pondok Pesantren (PP) Tebuireng, Jombang, menyambut kepulangan KH Abdul Hakim atau Gus Kikin dengan penuh haru dan kebahagiaan, Senin, 31 Agustus 2026.

Mereka menyambut Gus Kikin setelah pengasuh PP Tebuireng tersebut mendapat amanah sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031.

Gus Kikin terpilih dalam Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, pada 27-31 Agustus 2026.

Setibanya di lingkungan pesantren, Gus Kikin langsung mendapat sambutan meriah dari para santri. Mereka melantunkan lagu Ya Lal Wathan dan salawat secara bersama-sama.

Tim hadrah PP Tebuireng juga turut mengiringi penyambutan tersebut. Ribuan santri memadati area pesantren untuk menyambut sosok yang selama ini menjadi pengasuh mereka.

Bagi para santri, momen tersebut terasa istimewa karena mereka tidak hanya menyambut pengasuh pesantren, tetapi juga sosok yang kini dipercaya memimpin PBNU.

Salah seorang santri Tebuireng asal Magetan, Munarwan, mengaku senang sekaligus bangga melihat Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum PBNU.

"Senang karena pengasuhnya sendiri. Jadi rasa di dalam hati itu ikut senang, ikut bangga karena pengasuhnya bisa menang, mencalonkan diri menjadi ketua umum PBNU," ujar Munarwan.

Menurut Munarwan, hampir seluruh santri Tebuireng ikut ambil bagian dalam penyambutan tersebut. Jumlahnya mencapai ribuan orang.

"Ada penyambutan dari para santri, tim hadrah dari Tebuireng, dan banyak anak-anak juga melantunkan Ya Lal Wathan dan salawat bareng-bareng," katanya.

Munarwan berharap Gus Kikin dapat menjalankan amanah sebagai Ketua Umum PBNU dengan baik. Ia juga berharap kepemimpinan Gus Kikin membawa NU menjadi semakin baik.

"Semoga menjadi lebih baik dan bisa bertanggung jawab dengan jabatannya," ucapnya.

Ia menilai sosok Gus Kikin terlihat semakin berwibawa setelah terpilih memimpin PBNU. Karena itu, para santri Tebuireng turut merasakan kebanggaan atas capaian pengasuh pesantren mereka.

 

Gus Kikin Bersyukur Disambut Para Santri

Gus Kikin mengaku tidak mengetahui sebelumnya bahwa para santri telah menyiapkan penyambutan. Ia baru mengetahui hal tersebut ketika berada dalam perjalanan menuju Tebuireng.

"Ini saya pulang tadi, saya di jalan baru dikasih tahu kalau ada yang nyambut. Ini juga, ya Allah, alhamdulillah. Kebersamaan semacam ini sangat mendapat ridha dari Allah Subhanahu wa ta'ala," ujar Gus Kikin dengan haru.

Gus Kikin mengatakan terpilihnya sebagai Ketua Umum PBNU merupakan hasil dari proses panjang selama Muktamar ke-35 NU.

"Tadi pagi dari proses-proses yang panjang selama beberapa hari itu kemudian saya diamanahi untuk menjadi Ketua Umum PBNU," katanya.

Di balik kebahagiaan tersebut, Gus Kikin menyadari jabatan baru itu membawa tanggung jawab besar. Ia mengaku merasakan kebahagiaan sekaligus beban karena harus menjalankan amanah yang serius.

"Saya ada senang, ada rasa beban, karena itu merupakan sesuatu amanah yang cukup serius untuk bisa dipikirkan karena mengandung satu beban yang cukup berat," tuturnya.

Setelah menerima sambutan para santri, Gus Kikin kemudian melanjutkan kegiatannya dengan berziarah ke kompleks makam keluarga besar PP Tebuireng. Ia bersama KH Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan melakukan ziarah dan tabur bunga di sejumlah makam tokoh dan keluarga pesantren.

Gus Kikin merupakan cicit Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari, pendiri NU sekaligus pendiri PP Tebuireng.

Muktamar ke-35 NU sendiri berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, selama 27-31 Agustus 2026. Dalam forum tersebut, Gus Kikin mendapat amanah untuk memimpin PBNU untuk masa khidmat 2026-2031.